HEADLINE NEWS

Audi Afsin Meisya Butuh Uluran Tangan Dermawan

PRABUMULIH, PP – Audi Afsin Meisya, seorang bayi berusia tujuh bulan yang mengidap hydrocephalus yaitu penyakit menumpuknya suatu cairan di dalam otak, membutuhkan uluran tangan dermawan untuk membiayai pengobatannya.

Anak pertama pasangan Agustina (27) dan Adi (32) asal Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur ini semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan. Untuk itu, Agustina sangat mengharapkan adanya bantuan dari pihak dermawan yang dengan sukarela dapat membantu biaya pengobatan untuk menyembuhkan penyakit yang diderita anak pertamanya itu.

"Kasihan dia masih kecil harus menanggung penyakit ini, semoga ada orang dermawan yang mau membantu kami,"ujarnya.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Agustina untuk mengobati putri sulungnya itu. Namun karna keterbatasan biaya, dirinya hanya bisa pasrah dan berdoa berharap keajaiban Illahi penyakit putri tercinta dapat terangkat. Kondisi ini pun kian sulit dihadapinya seorang diri manakala suaminya telah pergi meninggalkan dirinya tanpa berita beberapa bulan yang lalu.

Ditemui di kontrakannya di Gang Masjid Al Mutaqin Kelurahan Muara Dua milik H Lisnur, kehidupan agustina tampak serba kekurangan. Ia mengaku telah kehabisan dana demi pengobatan anak semata wayangnya itu.

“Upaya yang kami lakukan untuk penyembuhan Audi telah pernah dibawa ke Rumah Sakit Prabumulih. Namun pihak RSUD mengatakan bahwa audi harus di operasi dengan biaya yang cukup mahal. Karena keterbatasan kemampuan kami hanya bisa berobat jalan. Yang kedua pernah juga kami bawa ke pengobatan alternatif tapi dak ado hasilnyo. Aku sekarang hanya biso pasrah, dan semampu aku rawat seadonya,” terangnya.

Orang tua bayi malang tersebut, mengaku memang belum melaporkan kondisi putrinya itu ke pihak Dinas Kesehatan ataupun ke pihak terkait lainnya, lantaran untuk membuat kartu identitas KK dan KTP sudah beberapa gagal serta cukup sulit. “Belum katek KK samo KTP kami, memang liat kondisinyo cak ini kasihan,” tandasnya.

Besar harapan Agustina adanya uluran tangan dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih maupun para dermawan agar anaknya itu bisa berobat dan dirujuk ke rumah sakit, dan mampu menangani bayi yang menderita hidrocephalus. “Berharap nian sekarang ini dengan pemerintah, dengan wali kota kito pak Ridho jugo tapi susah katek KTP kami,” tukasnya.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *