HEADLINE NEWS

Terdakwa Abu Salim Diteriaki dan Dikejar Keluarga Korban

PRABUMULIH, PP - Para anggota keluarga korban pembunuhan Giseli Nopita Sari (19) tampak histeris dan mencoba mengejar Terdakwa Abu Salim (50) saat keluar dari dalam persidangan siang tadi Senin (30/5). Pihak Keluarga mengaku kecewa lantaran hukuman yang dijatuhkan kepada terdakwa pembunuhan Giseli hanya 17 tahun kurungan penjara.

Sebelumnya, sidang dengan agenda penyampaian tuntutan yang diketuai oleh Subagyo SH MHum, anggota Dendy Firdiansyah SH dan Yudi Dharma SH MH itu tampak berjalan alot. Jaksa penuntut umum (JPU) yang terdiri dari Novrin Maladi SH, Romzah Indratara SH Firmansyah SH dan Falista Gala SH menyampaikan tuntutannya kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa selama 17 tahun penjara disebabkan terdakwa Abu Salim dinilai terbukti melanggar pasal Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang serta Pasal 114 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. 

Jaksa dalam tuntutannya mengungkapkan bahwa tuntutan tersebut dijatuhkan karena terdakwa dalam perbuatannya telah mengakibatkan korban Gesely Nadila Novita Sari meninggal dunia, menimbulkan penderitaan mendalam bagi keluarga korban dan perbuatan terdakwa mengusik ketenangan serta menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat khususnya di Prabumulih.

"Selain itu terdakwa tidak mendukung program Darurat Narkoba dari pemerintah dalam mengatasi dan memberantas penyalahgunaan narkoba, terdakwa juga mempersulit proses persidangan dengan memberikan keterangan yang berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya," ungkap Jaksa Penuntut Umum dalam menyampaikan tuntutannya dihadapan majelis hakim.

Mendengar tuntutan JPU, terdakwa Abu Salim tampak tertunduk lesu dan hanya bisa pasrah dan menyerahkan tuntutan tersebut ke penasehat hukumnya. Kuasa hukum terdakwa Abu Salim dalam persidangan tampak menolak tuntutan yang di jatuhkan oleh JPU. Ia meminta kepada Majelis Hakim untuk memberikan keringanan pada kliennya itu. Terpantau, dalam sidang kali, Majelis Hakim belum mengetuk palu tuntutan JPU dan 
sidang selanjutnya ditunda hingga minggu depan dengan agenda vonis hukuman terhadap terdakwa.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *