HEADLINE NEWS

Begini Cara Pemkab Pali Mengisi Air di Kamar Mandi

PALI, PP - Minimnya fasilitas penunjang di kantor Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuat pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga kerja sukarela (TKS) harus bekerja ekstra keras.

Untuk buang air saja, mereka harus pergi ke semak-semak di belakang kantor Pemkab PALI karena toilet di kantor bupati itu tidak ada airnya.

Pantauan Rakyat Merdeka Online Sumsel, tadi pagi (18/8) hampir seluruh kondisi toilet di Kantor Bupati tersebut sangat jorok,  bau,  gelap serta tanpa air. Yang ingin buang air kecil pun susah untuk membasuh. Sehingga ada yang terpaksa buang hajat di semak/hutan sekitar kantor. Itu terpaksa dilakukan daripada menghirup bau tak sedap di toilet yang ada.

Seperti halnya yang dilakukan Erwin, pendatang yang tinggal di Talang Ubi, saat berkunjung ke kantor tersebut tadi pagi. Susah payah dirinya mencari toilet kosong yang ada airnya, tapi tak satupun bersih dan ada airnya. Meski ada, tapi toilet-nya dikunci.  Nah, lantaran kebelet, terpaksa dirinya pipis di pinggiran semak.

"Toiletnya tak ada air. Mana bau pula. Bahkan masih ada yang menyisakan kotoran. Lah, mending saya pipis di pinggiran semak. Untuk membasuh, pakai daun kan bisa," ucapnya ringan.

Sementara itu, sadar akan ketiadaan air, tampak beberapa TKS Setda PALI mengambil  air di sebuah tempat penampungan air di sekitar areal kantor itu. TKS pria maupun wanita bahu membahu mengambil air, baik dengan ember ataupun dengan kotak sampah yang dikosongkan.

Salah satu staf di Bagian Perlengkapan Setda PALI, Denil, menuturkan, ketiadaan air di kantor Bupati ini dikarenakan mesin penyedot dari tempat penampungan air mengalami kerusakan.

"Kalau air dari PDAM tetap mengalir ke tempat penampungan, tapi mesin penyedot dari penampungan itu yang rusak.  Sebetulnya, kalau ada yang jual kita akan beli, tapi disini tidak ada. Mau beli di Jakarta, tapi harus inden dulu," tutur dia.

Saat ini kata dia, mesin tersebut dalam tahap perbaikan.

"Mungkin dalam sehari atau dua hari ini selesai, sekarang dalam tahap perbaikan," ujarnya seraya mengungkapkan hal seperti ini sudah dua kali terjadi. (rmol)

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments
1 komentar:
Tulis Komentar
  1. judul merusak daerah

    fuckkk Pos metro prabu
    hati2 bisa dituntut lohhhh

    BalasHapus

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011