Home » » Waspada Teroris, Polres Prabumulih Perketat Pengamanan

Waspada Teroris, Polres Prabumulih Perketat Pengamanan

Written By Posmetro Prabu on 14/12/17 | 14.12.17

PRABUMULIH, PP - Pasca penangkapan 12 terduga teroris di Sumsel oleh tim Densus 88 Anti Teror membuat Polres Prabumulih meningkatkan pengamanan wilayah. Pengamanan diperketat di sejumlah titik strategis, seperti pelayanan umum, pusat keramaian dan Perayaan Natal di sejumlah Gereja di Kota Prabumulih. Peningkatan pengamanan sendiri juga berlaku di Mapolres Prabumulih.

Terkhusus pengamanan Perayaan Natal dan tahun baru,  Polres Prabumulih mengaku menerjunkan seluruh anggotanya untuk mengantisipasi adanya gangguan pelaksanaan kegiatan keagamaan.

"Pengamanan bukan saja menjadi tanggung jawab petugas Kepolisian. Seluruh elemen masyarakat juga kita ajak bersinergi demi terciptanya suasana aman di Kota Prabumulih sebagaimana yang diharapkan. Jika melihat adanya aksi-aksi mencurigakan diharapkan masyarakat dapat segera melaporkannya ke Pihak Berwajib" ujar Kapolres Prabumulih AKBP. Andes Purwanti SE siang tadi di sela-sela acara penaburan perdana bibit ikan lele sistem BioFlock di Kelurahan Sukaraja Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, Kamis (14/12/2017)

Selain itu,  dalam pengamanan pihaknya juga akan bersinergi dengan instansi lainnya.  Seperti TNI, SatpolPP, Perhubungan, Damkar dan lainnya." Kami juga akan mengajak aparat desa yang ada untuk turut serta melakukan pengamanan, " imbuhnya

Dikatakan, Pihaknya juga akan teeus melakukan sterilisasi di seluruh gereja-gereja di wilayah hukum Polres Prabumulih serta terus melakukan razia-razia cipta kondisi seperti yang sudah sudah.

Sekedar informasi, belum lama ini Tim Densus 88 Anti Teror dan Polda Sumsel melakukan penangkapan terhadap 12 terduga teroris di wilayah Sumsel. Pelaku yang pertama kali ditangkap yakni berinisial AK alias YZ (29) dan MS (27), warga Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Minggu (10/12) dini hari. Lalu, AB alias IM di Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumsel, yang ditangkap pada Minggu (10/12) pukul 05.00 WIB.

Siang harinya, petugas bergerak ke Desa Lacah, Kecamatan Lubai Ulu, Muara Enim, Sumsel, untuk meringkus dua pelaku lain, yakni SG alias AF dan ST alias AJ, dan IM alias AB warga Kelurahan Talang Keramat, Banyuasin.

Mereka diduga sebagai pemasok senjata api bagi jaringan teroris Jemaah Anshorut Tauhid (JAT) dan jaringan Jemaah Anshorut Khilafah (JAK). Ada juga yang melarikan diri saat penangkapan teroris di Jambi. (Jun.M)


Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu