Home » » Hasil Survey Calon Walikota Prabumulih Versi LSI Mengejutkan

Hasil Survey Calon Walikota Prabumulih Versi LSI Mengejutkan

Written By Posmetro Prabu on 12/04/17 | 4/12/2017

PALEMBANG, PP - Hasil survey calon kandidat Walikota Prabumulih 2018 yang dirilis oleh Lingkaran Survey Indonesia (LSI) cukup mencengangkan. Mengapa tidak, dari 11 calon kandidat yang masuk dalam survey hanya satu orang calon saja yang menonjol.

Metode survey yang menggunakan sampling data, wawancara dan kuisioner dengan margin error 4 persen tersebut mengungkap bahwa Ridho Yahya Walikota Petahana masih berada di urutan pertama dan jauh mengalahkan 11 Calon Kandidat yang dimasukkan seperti, Adi Susanto, Andriansyah Fikri, Ahmad Palo, Hanan Zulkarnain, Herawati, Kamirul, Rachman Djalili, Rambang Sabaruddin Ilyas Wakil Ketua PN Lubuklinggau, Rizal Kennedi, Robby Kurniawan Plt Sekda Pali dan TR Hulu .

Demikian disampaikan oleh Direktur CPA citra public advertising (CPA) LSI Network, Ade Mulyana SSos MM saat pembukaan acara konfrensi pers Analis Terbaru Survey Pilkada Kota Prabumulih bertajuk "Matahari Tunggal di Kota Prabumulih" di Resto Bukit Golf Palembang siang tadi Rabu (12/04/2017).

Alasan menyebut Ridho Yahya sebagai Matahari tunggal di Kota Prabumulih menurut Ade berdasarkan beberapa faktor. Dimana elektabilitas Ridho Yahya sebagai petahana sangat luar biasa.

" Bagaimana tidak, berdasarkan survey yang dilakukan sejak 24 -28 maret itu, Ridho Yahya melenggang sendirian tanpa ada lawan. Faktor kinerja dan keberhasilan program-program yang secara langsung dirasakan masyarakat menjadi kunci sukses tingginya perolehan suara Ridho Yahya" ujar Ade Mulayana.

Dikatakan survey dilakukan berdasarkan tatap muka terhadap 440 responden. Responden sendiri dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin error survey 4,8 persen. Jika Pemilihan dilakukan sekarang (April 2017) maka dipastikan kandidat petahana unggul telak. Seentara dalam pertanyaan terbuka saja Ridho Yahya mendapat dukungan sebanyak 71,4 %, dengan kompetitor yang lain hanya dibawah 1% dan swing voters 24,1%.

"Dari berbagai simulasi tertutup, kandidat Ridho Yahya mendapatkan variasi rentang suara dari 78,3 % - 82,3%. Sedangkan perolehan suara pemenang kedua rata-rata diberbagai
simulasi hanya mendapat perolehan dibawah 7,5%.Jika dijabarkan kekuatan segmen , RY didukung secara optimal dalam berbagai segmen. Baik segmen jenis kelamin, agama, umur, pendidikan, pendapatan, dan suku" ujar Ade.

Untuk distribusi segmen pemilih partai pun lanjut Ade, hampir mayoritas memilih RY
sebagai kandidat kuat walikota dengan sebaran dukungan 52,9% (Gerindra) - 93,2% (Golkar). Dukungan yang kurang optimal ada di pemilih Perindo dan PAN yang mayoritas mendukung Hanan Zulkarnain (HZ). Jika dilihat dari pemilih loyal, pemilih RY sudah 63,9%. Sedangkan pemilih loyal kandidat lain hanya dibawah 1%. Suara mengambang masih signifikan sebanyak 31,6%. Akan tetapi perolehan kandidat diluar incumbent, jika ditambah swing voters sekalipun belum bisa menandingi pemilih loyal RY.

Dari tingkat pengenalan saja, perolehan tertinggi adalah Ridho Yahya (91,6%), disusul Andriansyah Fikri (90,9%), dan Rachman Djalili (75,1%). Dari tingkat kesukaan terhadap calon, perolehan tertinggi adalah Ridho Yahya (93.2%), disusul Kamirul 79,1% dan Ahmad Palo (78,6%).

Lantas Apa penyebab keunggulan Ridho Yahya? LSI menemukan 4 alasan yang menyebabkan
perolehan suara RY melambung tinggi tanpa lawan. Pertama, Publik puas dan menganggap berhasil kinerja incumbent. 96,4% publik Kota Prabumulih sangat dan cukup puas terhadap kinerja RY sebagai Walikota. 97,1% menganggap sangat dan cukup berhasil terhadap RY menjalankan tugasnya sebagai walikota.

Kedua, Publik menginginkan kembali RY menjabat. Ketiga, Program Pemkot Prabumulih dianggap berhasil.

Dari berbagai program pemerintah Kota, 3 besarnya adalah Pemasangan Gas dan Listrik Gratis (94,9%), Program Bangun Rumah Baru (83,6%), dan Mobil Jenazah Gratis (83,0%)Keempat, Publik Kota Prabumulih Mendukung RY Naik Jadi Gubernur.Publik Kota Prabumulih 77% setuju jika Ridho Yahya maju dalam pemilihan Gubernur Sumatera Selatan. Tidak hanya didukung sebagai Walikota kembali di Prabumulih, justru publik juga mendorong RY maju sebagai calon Gubernur di Sumatera Selatan, tegas Ade.

Hanya saja lanjut Ade, ia tidak menampik survey yang dilakukannya bisa saja berubah menjelang pemilukada Kota Prabumulih jika petahan terbentur Tsunami Politik. Tsunami Politik menurutnya adalah jika Kandidat petahana terjerat kasus korupsi, Narkoba dan pelecehan seksual. Tiga hal ini sangat berdampak besar terhadap elektabilitas kandidat baik itu penantangm maupun calon petahana, pungkasnya.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu