Home » » Tersangka Tidak Ditahan, Korban Pembacokan Datangi Propam Polda

Tersangka Tidak Ditahan, Korban Pembacokan Datangi Propam Polda

Written By Posmetro Prabu on 07/02/17 | 7.2.17

PRABUMULIH, PP – Abdullah Kirom (70) beserta anaknya, Rika Nopriyani (44), keduanya merupakan warga Jalan Tampomas Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur menuntut keadilan kepada Polres Prabumulih. Pasalnya, pelaku pembacokan terhadap keduanya masih berkeliaran dan belum ditangkap. Padahal, pelaku pembacokan tak lain adalah Ahmad Yani (44) yang masih tetangganya sendiri. Diduga, proses penyelidikan sengaja dihambat lantaran ada beking dari anggota Polda Sumsel yang masih keluarga pelaku.

"Saya melapor itu tanggal 22 November 2016 yang lalu. Surat laporan polisinya juga masih ada. Tetapi sampai sekarang pelakunya belum juga ditangkap. Padahal, sudah jelas-jelas dalam laporan, saya menyebutkan nama pelaku beserta alamatnya. Dugaan beking anggota itu juga muncul setelah saya menanyakan silsilah keluarga pelaku dengan tetangga sekitar," ujar Kirom kepada wartawan ketika dibincangi kemarin.

Mengetahui informasi itu, korban pun lalu melaporkan hal tersebut ke Propam Polda Sumsel melalui no laporan LP/I/2017/Yanduan, tertanggal 03 Januari 2017 yang lalu. Laporannya ke Polda Sumsel mendapat tanggapan dengan keluarnya surat pemberitahuan perkembangan hasil pemeriksaan Propam (SP2HP2-1) nomor B/257/I/2017/Bidpropam, tanggal 16 Januari 2017.

"Dari SP2HP2 itu, saya baru tahu kalau kasus itu  dilimpahkan kembali ke Polres Prabumulih sebagaimana surat Kapolda Sumsel nomor R/64/I/2017/Bidpropam, tanggal 12 Januari 2017.Tetapi dari Polres Prabumulih, tidak tahu kelanjutannya. Apakah sudah ditangkap apa belum. Kami ini jadi bingung mau melapor kemana lagi," katanya.

Kirom berharap Polres Prabumulih bisa menjalankan tugasnya secara profesional. Tidak memandang pelaku ada hubungan dengan pejabat kepolisian atau tidak. "Perbuatannya bukan hanya merugikan saya pak tetapi mengancam keselamatan nyawa saya. Bekasnya saja masih ada sampai sekarang," ungkap Kirom seraya menunjukkan bekas luka di lehernya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi SH SIk MH ketika dimintai tanggapannya terhadap kasus tersebut mengatakan pihaknya tetap melanjutkan proses penyelidikan. "Kasusnya sudah kami tangani dan sudah tahap sidik. Propam Polda Sumsel juga ikut serta dalam proses penyidikan kasus ini," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, hanya karena selisih paham, Abdullah Kirom (70) beserta anaknya, Rika Nopriyani (44) harus mengalami luka bacok di bagian leher korban dan beberapa bagian tubuh lainnya. Ayah dan anak ini dianiaya tetangganya bernama Ahmad Yani (44), warga Jalan Tampomas Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur, Selasa 22 November 2016 yang lalu, dengan cara dibacok menggunakan parang. Tak terima dengan perbuatan pelaku, korban melalui anaknya Rika melaporkan korban ke Polsek Prabumulih Timur dengan nomor laporan LP/B-1/121/XI/2016/Sumsel/PBM/Sek PBM Timur.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu