Home » » Kondisi Jalan Lingkar Kian Parah, Beberapa Truk Bergelimpangan di Jalan

Kondisi Jalan Lingkar Kian Parah, Beberapa Truk Bergelimpangan di Jalan

Written By Posmetro Prabu on 09/01/17 | 9.1.17

PRABUMULIH, PP - Siang itu, cuaca tampak mendung menyelimuti langit di Bumi Seinggok Sepemunyian. Diantara bunyi knalpot resing sepeda motor yang kami kenderai, sayup-sayup terdengar suara adzan dzuhur yang menunjukkan waktu tepat pada pukul 12.15 wib. 

Hari ini Senin (09/01/2017), posmetro prabu bermaksud menindaklanjuti keluhan sopir angkutan maupun warga Prabumulih tentang kondisi jalan lingkar timur yang sangat memprihatinkan dan seolah tidak memiliki tuan. Perjalanan siang itu kami mulai dari simpang empat tugu jogja yakni perempatan jalan Lingkar Timur dekat RSUD Kota Prabumulih. 

Menunggangi kenderaan roda dua, perlahan kami melintasi kawasan jalan lingkar dan sesekali mencatat titik-titik kerusakan dijalan tersebut. Di atas kenderaan, sejauh mata memandang di Jalan lingkar hanya tampak lubang-lubang menganga disertai debu.

Tidak terasa kini kami telah melewati SPBU Cindo Abadi Perkasa Jalan Lingkar. Di depan kami tampak deretan truk yang berhenti dengan lampu rem menyala dan sepertinya sedang menunggu truk didepannya yang berjibaku melewati jalan yang rusak parah.

Sepanjang perjalanan sampai pada titik ini, tidak terlihat satupun pemandangan yang yang dapat menyejukkan mata. Adapun tanaman karet warga dan tumbuhan liar di dekatnya sudah tercemar oleh debu yang ditimbulkan kenderaan yang berlalu-lalang. Median jalan yang dulunya sempat ditanami berbagai jenis tanaman hias oleh pemerintah Kota, saat ini tak satupun yang tertinggal. 

Dalam perjalanan, tiba-tiba kami dikejutkan oleh suara mirip patahan benda. Suara itu berasal dari arah depan. Bruakk... dan ternyata setelah didekati, bunyi suara tersebut bersumber dari roda belakang truk bermuatan kayu log yang terperosok ke lubang tepat di jalan rusak mengakibatkan kenderaan tonase berat itu terjungkal dengan roda bagian depan terangkat ke atas. Ribuan batang kayu log muatan truk itupun berserakan di tengah jalan.

Akibatnya kemacetan di jalan lingkar sekitar 1 km dari SPBU Jalan Lingkar tidak terhindarkan. Setengah perjalanan kami saat peninjauan lapangan, satu truk kayu log terpatar menjadi catatan kami dan yang pasti truk naas itu akan menginap di sana dalam beberapa hari.

Motor butut bersuara berisik ini kembali kami pacu menuju terminal jalan lingkar guna melihat lebih detail kerusakan jalan. Sesekali mesin motor harus berbenturan dengan bebatuan di jalan rusak. Sering pula terjebak dan harus memutar arah karena kenderaan kami tidak mampu melintasi jalan berlubang.

Dalam perjalan tidak terlihat lagi para sopir yang mematuhi peraturan lalu lintas. Kadang mereka melaju melawan arus. Kondisi jalan rusak parah memaksa mereka harus berbuat demikian daripada mereka terperosok seperti mobil lainnya yang sudah kami lewati sebelumnya. Pemandangan ini juga membuat perjalanan kami harus bersabar menunggu mereka berlalu. Situasi disini yang pastinya harap maklum. Ini dikarenakan tidak adanya petugas yang menerapkan sistim buka tutup lalu-lintas seperti di kota-kota besar.  Di sepanjang jalan yang di lalui, tidak terlihat satu orang pun petugas yang mengatur lalu lalang kenderaan.

Selain itu, Sejauh pengamatan, hanya truk saja yang melintas dari jalan lingkar ini. Tidak satupun mobil pribadi yang terlihat. Adapun mobil berukuran kecil yang berani melintas hanya kenderaan operasional milik pertamina yang berjenis double gardan. Di luar itu, dipastikan tidak akan mampu melewati jalan yang ekstrim ini.

Mendekati stadion atau Terminal Jalan Lingkar, pemandangan yang tak lazim terlihat jelas disini. Dua truk terperosok bersamaan. Sebuah truk roda enam melintang di jalan, sementara satu truk kayu log disebelahnya terperosok sedang ditarik oleh truk tanpa muatan. Menurut warga, truk bermuatan kayu log yang terperosok tersebut berusaha melewati truk kecil yang melintang di jalan. Saat sedang berusaha melewati, roda belakang truk terperosok keluar dari bahu jalan.

Guna menghindari kemacetan, beberapa sopir yang berlawanan arah berupaya mengevakuasi truk yang terperosok. Kondisi jalan yang tanjakan tampak menyulitkan evakuasi truk meski telah dibantu oleh warga sekitar. Upaya evakuasi tetap tidak berhasil dan hanya menghasilkan situasi yang semakin sulit. Akhirnya, truk yang dikenderai oleh Sutikno (42) warga Palembang ini terguling meski telah berupaya dievakuasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Prabumulih Syarifuddin SE, AK mengungkapkan, setidaknya ada 60 titik lebih kerusakan di jalan sepanjang 22 kilometer yang statusnya sudah menjadi jalan Negara tersebut. Menurutnya, dana perbaikan jalan lingkar bukan lagi menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota karna status jalan tersebut sudah menjadi wewenang Pusat, ujarnya.

Hal Senada juga disampaikan Oleh Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM. Menurut orang nomor satu di Kota Prabumulih itu, sejauh ini pihaknya telah berupaya mengajukan usulan perbaikan jalan tersebut ke pemerintah pusat, baik melalui lembaga DPD, Kementrian PU maupun menyurati Presiden secara langsung.

"Yang pasti bukan hanya masyarakat yang turut prihatin dengan kondisi jalan lingkar ini. Pemerintah Kota Prabumulih juga demikian. Sejauh ini telah kita upayakan agar perbaikan jalan lingkar tersebut bisa segera direalisasikan, baik melalui DPD, Kementrian PU bahkan hingga ke Presiden secara langsung. Bukti dukungan bukan hanya foto saja yang kita kirimi Video juga turut kita sertakan dengan tujuan agar permohonan perbaikan jalan lingkar segera terealisasi" ujarnya.

Meski belum ada balasan, lanjut Ridho Yahya, namun pihaknya terus berharap agar permohonan perbaikan jalan lingkar tersebut mendapat tanggapan karna jalan lingkar juga merupakan akses pendorong pertumbuhan ekonomi bukan hanya Kota Prabumulih melainkan Propinsi Sumsel secara umum, tegasnya.

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu