Home » » Disduk Capil Prabumulih Kebut Perekaman untuk Pilkada Serentak

Disduk Capil Prabumulih Kebut Perekaman untuk Pilkada Serentak

Written By Posmetro Prabu on 26/01/17 | 26.1.17

PRABUMULIH, PP - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Prabumulih terus menyiapkan data penduduk untuk kepentingan suksesnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak Sumatera Selatan 2018.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Prabumulih M Efendy saat ditemui di ruang kerjanya siang tadi Kamis (26/01/2017) mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini terus berupaya semaksimal mungkin merampungkan verifikasi data penduduk Kota Prabumulih sesuai deadline yang ditentukan. Terlebih, lanjutnya, data kependudukan saat ini sangat dibutuhkan disamping untuk kepentingan Kementrian Dalam Negeri juga untuk kepentingan Pelaksanaan Pilkada serentak 2018.

“Saat ini, kami sedang memverifikasi data penduduk wajib memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) untuk melakukan perekaman. Setidaknya, Juni 2017 perekaman sudah harus rampung sesuai deadline dari Kementrian Dalam Negeri” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Prabumulih M Efendi.

Menurutnya, perekaman data wajib KTP sudah harus rampung pada Juni 2017, yang selanjutnya dikirim ke Kementerian Dalam Negeri sebagai dasar penetapan data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) pemilihan kepala daerah (Pilkada) seretak tahun 2018.

"Waktu rapat koordinasi dengan KPU Prabumulih, ada selelisih sekitar 64 ribu jiwa data yang jadi patokan mereka dengan data yang ada di server kependudukan. Setelah diverifikasi nantinya data kependudukan ini langsung kami serahkan ke Kemendagri agar bisa dimanfaatkan untuk gelaran Pilkada serentak," tuturnya.

Di Provinsi Sumsel, pilkada serentak tahun 2018 akan di gelar termasuk Pemilihan Gubernur Sumsel, Pilkada Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim dan beberapa Kabupaten Kota Lainnya.

Menurut Efendy, berdasarkan data Desember 2016, dari jumlah penduduk sebanyak 254.018 jiwa, 178.703 jiwa diantaranya telah dilakukan perekaman. Sehubungan dengan belum adanya blanko KTP saat ini baru 90.178 jiwa saja yang memegang KTP elektronik.

Namun demikian lanjutnya, bagi pemohon yang sudah melakukan perekaman pihaknya juga menerbitkan surat pengantar yang fungsinya sama dengan KTP.

"Meski berupa lembaran kertas namun fungsinya juga sama dengan KTP" ujar Efendy seraya menunjukkan kertas berupa print out yang dicetak secara langsung dari Server Kependudukan.

Mengingat deadline yang hanya tinggal beberapa bulan lagi dalam menyelesaikan perekaman data penduduk, Efendy mengaku optimis Dinas yang dipimpinnya mampu menyelesaikan deadline tersebut sehingga Kota Prabumulih siap melaksanakan Pilkada serentak 2018.

Disinggung apa saja kendala dilapangan dalam melaksanakan perekaman e-KTP, Efendy mengatakan, tidak ada kendala yang begitu menonjol. Masalahnya hanya pada kesadaran masyarakat.

"Sejauh ini kami telah meluncurkan program sosialisasi secara terus menerus bahkan jemput bola dengan mendatangi rumah penduduk. Bagi warga yang tercatat sebagai Wajib KTP akan disisir oleh petugas Dukcapil dengan mengirimkan data kependudukannya kepada kelurahan setempat untuk dilakukan pemanggilan perekaman. Bagi penyandang disabilitas atau khusus warga yang uzur, kita siapkan tim jemput bola dan melakukan perekaman di rumah,” ujarnya.

Menurut Efendy jumlah warga Kota Prabumulih yang belum melakukan perekaman data masih mencapai ribuan orang. Hal ini lanjutnya dipengaruhi beberapa faktor, selain karena uzur, kemungkinan warga tersebut masih berada di luar daerah. Bisa juga karena merasa tidak pernah beraktivitas kemana-mana, sehingga mereka merasa tidak butuh KTP. Nah mereka-mereka itulah yang akan menjadi target perekaman hingga Juni 2017, imbuhnya.

Prinsipnya, kata Efendy, pihaknya akan terus proaktif melakukan perekaman agar target perekaman sesuai batas deadline yang ditentukam bisa tercapai, termasuk peremakam bagi warga yang baru masuk usia 17 tahun.

Apalagi, pada pilkada serentak tahun 2018, pemilih tidak dapat menyalurkan hak politiknya jika menggunakan identitas lain selain KTP elektronik.

“Oleh karena itu, semua warga di Kota Prabumulih harus memiliki KTP elektronik yang menjadi salah satu hak sebagai warga negara Indonesia,” pungkasnya.

Pantauan Posmetro Prabu, hingga siang menjelang sore hari, suasana di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Prabumulih terus didatangi warga untuk pengurusan dokumen kependudukan.

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu