Home » , » Warga Resah, Gelumbang Semakin Tak Aman

Warga Resah, Gelumbang Semakin Tak Aman

Written By Posmetro Prabu on 16/12/16 | 12/16/2016

GELUMBANG, PP - Para kawanan rampok yang kerap beraksi di Gelumbang Muara Enim Sumatera Selatan belakangan ini, membuat sejumlah warga kalangan menengah ke atas resah. Tidak sedikit dari mereka (Para pengusaha di Gelumbang-red) tampak terlihat mulai meningkatkan kewaspadaan. Mulai dari menambah pengamanan rumah hingga pengamanan uang di Bank.

RT (56) Misalnya. Pria paruh baya yang berprofesi sebagai pedagang di pasar Gelumbang ini mengaku mulai resah dan was-was dengan kondisi keamanan di Gelumbang saat ini. Untuk itu ia terpaksa menyerahkan keuangan serta barang berharga miliknya sepenuhnya ke salah satu Bank milik PT Bank Pembangunan Daerah di Sumatera Selatan Cabang Gelumbang.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengaku menambah pengamanan di sekitar rumah baik tenaga pengamanan maupun kamera CCTV guna mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan. Pasalnya, dari beberapa kasus perampokan disertai kekerasan yang terjadi di Gelumbang belakangan ini belum satu kasus pun yang berhasil diungkap oleh aparat penegak hukum. Oleh karena itu kita tetap waspada, paparnya.

Catatan Posmetro Prabu, perampokan disertai kekerasan dalam kurun waktu 5 bulan terakhir faktanya mengincar rumah-rumah mewah milik pengusaha di wilayah Gelumbang. Ini menjadi penting guna memastikan adanya keterlibatan warga Gelumbang sebagai penunjuk jalan dalam aksi perampokan tersebut.

"Namun ini hanya sekedar dugaan. Dimana, jika pelakunya orang luar Gelumbang, belum tentu paham akan situasi dan kondisi sekitar rumah yang akan menjadi target" ujar salah seorang tokoh masyarakat Gelumbang.

Ia juga menyayangkan kinerja aparat penegak hukum yang belum mampu mengungkap kasus tersebut hingga saat ini.

Berdasarkan data yang dapat dihimpun posmetro prabu, para pelaku perampokan saat beraksi menggunakan penutup muka dan bersenjatakan senjata api. Sejumlah rumah mewah milik pengusaha menjadi target pelaku. 

“Aksi para pelaku kawanan rampok berjumlah banyak sudah sering terjadi di wilayah Gelumbang, rata-rata korbannya para orang kaya” ujar seorang warga Gelumbang.

Aksi terakhir para kawanan perampok bersenjata api berjumlah 15 orang dan berhasil mengobrak-abrik sebuah rumah mewah milik pengusaha yang sekaligus tokoh masyarakat di bilangan pusat perekonomian Gelumbang  7 Desember 2016 lalu.

Para pelaku berhasil masuk ke rumah mewah orang terkaya di Kelurahan Gelumbang itu, melalui pintu belakang. Saat beraksi para pelaku tidak saja menodongkan dan memukul para korbannya dengan gagang senjata api rakitan. Tetapi sempat mengikat korban menggunakan tali. Korban yang sekaligus pemilik rumah Jauhari (45) mengalami luka robek dibagian kepalanya karena terluka akibat terkena pukulan gagang pistol rakitan.

Sedangkan istri korban bernama Rismawati (15), yang sempat diancam para pelaku menggunakan senjata api, masih mengalami trauma.

Tidak sampai disitu, para pelaku juga sempat menodongkan senjata api rakitan dan mengikat 7 orang penjaga rumah korban. Dalam aksinya para pelaku berhasil membawa kabur uang tunai milik korban sebanyak Rp 650 juta, dan perhiasan emas sebanyak 80 suku.

Sebelumnya, kasus yang sama juga pernah terjadi di RT 02 RW 01 Karang Endah Utara Kecamatan Gelumbang Muara Enim, Jumat (29/07/2016) pukul 03.00 WIB. Satu orang korban tewas dalam peristiwa tersebut.

Para pelaku kawanan rampok berhasil menguras habis barang berharga milik korban yakni uang tunai sebanyak Rp 30 Juta dan emas seberat 3 suku. Korban tewas bernama H Sutoyo mantan prajurit TNI Purnawirawan berpangkat Mayor.

Kemudian keesokan harinya para pelaku perampokan juga menyasar Rumah M Nur Salim (35) salah seorang tauke getah di Desa Gumai Kecamatan Gelumbang pada Sabtu (30/07/2016),sekitar pukul 03:00 WIB. Para pelaku yang diduga lebih dari 5 orang tersebut berhasil membawa kabur uang tunai dari brangkas sekitar Rp.900 Juta serta  emas kurang lebih 250 gram atau 40 suku dan beberapa Handpone milik korban.

Lalu tak lama kemudian pada Kamis (04/08/2016) sekitar pukul 03.00 dini hari komplotan rampok kembali mengacak-acak Gelumbang. Komplotan yang diduga orang yang sama itu berhasil menguras habis sebanyak 27 unit komputer dari SMKN 1 Gelumbang di Desa Talang-taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim.

Komputer yang baru dibeli yang akan diperuntukkan untuk laboratorium Komputer itu berhasil dibawa kabur oleh komplotan maling. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Terkait kasus perampokan di Gelumbang, Kapolres Muara Enim, AKBP Hendra Gunawan menyatakan sedang menyelidiki kasus perampokan yang dialami Jauhari salah satu warga Kecamatan Gelumbang pada Rabu (7/12) dinihari.

"Untuk sementara ini kita masih melakukan penyelidikan, dan terkait modus aksi perampokan juga masih diselidiki," kata Kapolres Muaraenim, AKBP Hendra Gunawan, di Muaraenim, Kamis.

Ia menjelaskan, petugas Polres sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi-saksi serta sejumlah barang bukti.

Sementara, aksi kawanan perampokan bersenjata api yang diperkirakan berjumlah 15 orang itu melumpuhkan tujuh orang penjaga malam di rumah korban dan membawa kabur uang tunai sebesar Rp650 juta serta perhiasan emas seberat 80 suku dan empat unit telepon genggam milik korban.

Semoga Berhasil.....

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu