Home » » Sempat Dirawat Intensif, Korban Disambar Petir Akhirnya Meninggal

Sempat Dirawat Intensif, Korban Disambar Petir Akhirnya Meninggal

Written By Posmetro Prabu on 27/12/16 | 27.12.16

OKI, PP - Setelah sebelumnya dinyatakan tidak sadarkan diri atau dalam keadaan koma, H.Tajudin (43) warga Desa Sungai Lumpur Kecamatan Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan ini akhirnya tak mampu bertahan, Selasa (27/12/2016) sekitar pukul 19.00 Wib, menghembuskan nafas terakhir dan akan dikebumikan di desanya.

H.Tajudin merupakan salah satu korban akibat tersambar petir yang terjadi saat dirinya bersama dua rekannya yaitu Jamal (30) yang juga warga Sungai Lumpur dan Hartang (21) warga Desa Simpang Tiga Abadi Kecamatan Tulung Selapan ketika tengah memanen di tambak ikan dan udang di kawasan Parit I desa Simpang Tiga Abadi Kecamatan Tulung Selapan OKI, Selasa (27/12/2016) sekitar pukul 14.00 Wib.

Abdul Aziz (45) warga Desa Sungai Lumpur Kecamatan Cengal yang merupakan kerabat dari H.Tajudin kepada kabarakyatsumsel.com, Selasa (27/12/2016) pukul 22.00 Wib mengatakan, dinda H.Tajudin setelah sempat koma sekarang telah dinyatakan meninggal dunia.

"Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT, amin,” tandasnya dengan nada sedih atas kepergian kerabatnya tersebut.

Sedangkan Jamal, kata dia, rencananya besok akan dibawa berobat ke Kota Palembang, karena saat ini dadanya terasa sesak.

"Kalau rekannya Hartang, alhamdulillah saat ini sehat-sehat saja," ujarnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, tak disangka ternyata hujan deras yang melanda kawasan Parit I Desa Simpang Tiga Abadi Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera selatan menelan korban akibat tersambar petir.

Kala itu, saat hujan deras mendera ada tiga orang warga yang tengah asyik memanen di tambak ikan dan udang di lokasi tersebut, kemudian tanpa disadari oleh mereka tiba-tiba sekitar pukul 14.00 Wib muncul kilatan petir dengan suara menggelegar langsung menyambar ketiganya.

Akibat terkena sambaran petir, sontak H.Tajudin (43) langsung tak sadarkan diri dan hingga kini dalam keadaan koma. Sementara dua korban lainnya yakni Jamal (30) dan Hartang (21), meski sempat pingsan namun kini telah sadarkan diri.

Abdul Aziz siang itu menuturkan, menurut informasi kala itu keponakan saya (H.Tajudin) bersama kedua rekannya saat kejadian tengah memanen di tambak ikan dan udang di Parit I Desa Simpang Tiga Abadi Kecamatan Tulung Selapan. Lalu secara tiba-tiba dan tanpa mereka sadari muncul kilatan petir dengan suara menggelegar dan langsung menyambar ketiganya.

"Setelah tersambar petir, H.Tajudin mungkin karena terkena dampak yang paling parah, hingga kini tak sadarkan diri dan dalam keadaan koma. Bahkan ada yang bilang telah meninggal. Sementara dua rekannya saat ini sudah sadarkan diri meski sempat pingsan," ungkapnya.

Memang, kata dia, ini adalah sebuah musibah tetapi kami berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten OKI kiranya dapat memberikan bantuan kepada keluarga korban. (pp/lbs)

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu