Home » , , » OJK GELAR ASEAN INSURANCE REGULATORS MEETING (AIRM) KE-19

OJK GELAR ASEAN INSURANCE REGULATORS MEETING (AIRM) KE-19

Written By Posmetro Prabu on 23/11/16 | 11/23/2016

YOGYAKARTA, PP - Otoritas Jasa Keuangan menjadi penyelenggara sekaligus pemimpin pertemuan ASEAN Insurance Regulators Meeting (AIRM) ke-19yang digelar 21-25 November 2016 di Yogyakarta.

AIRM adalah wadah pertemuan tahunan para regulator pengawas industri asuransi di ASEAN untuk saling bertukar pikiran dan informasi dalam rangka pengembangan dan penguatan pengawasan industri asuransi di kawasan ASEAN.

Penyelenggaraan kegiatan AIRM umumnya dilaksanakan bersamaan dengan pertemuan ASEAN Insurance Council (AIC), dan kegiatan tahunan AIC lainnya. Kemudian rangkaian acara AIRM umumnya diakhiri dengan Joint Plenary Meeting, yaitu pertemuan gabungan antara AIRM, AIC, dan forum pertemuan lainnya.

Pada AIRM ke-19, para regulator industri asuransi di ASEAN akan membahas beberapa topik antara lain:
1.    Arah kebijakan mengenai pengaturan terkait industri asuransi

2.    Perkembangan statistik industri asuransi di ASEAN

3.    Pelaksanaan Insurance Core Principle (ICPs),

4.    Integrasi industri asuransi di ASEAN.

AIRM ke-19 dihadiri 54 perwakilan regulator asuransi di ASEAN termasuk perwakilan dari ASEANSecretariat dan 80 perwakilan dari perusahaan asuransi di ASEAN termasuk perwakilan dari ASEAN Insurance Council (AIC).

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad dalam pembukaan AIRM ke-19 menyatakan bahwa industri asuransi di ASEAN memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
“Dengan kondisi tersebut, regulator dan pelaku usaha harus bisa membangun integrasi industri asuransi di ASEAN untuk bersama-sama memajukan pertumbuhan ekonomi di kawasan,” katanya.

Data OJK menyebutkan, pertumbuhan industri asuransi pada 2015 secara global cenderung melambat dibanding 2014. Industri asuransi jiwa secara global mengalami pertumbuhan sebesar 3,3% (2014 sebesar 4,7%), sedangkan industri asuransi umum mengalami pertumbuhan sebesar 2,5% (2014 sebesar 2,8%).

Pertumbuhan tersebut didukung peningkatan jumlah pelaku usaha industri asuransi di Asean pada 2015 dengan total 509 perusahaan asuransi, meningkat dari tahun 2014 yaitu sebanyak 483 perusahaan.

Data tahun 2015, dari sisi bisnis Industri Asuransi di ASEAN, asuransi umum masih memegang proporsi paling besar yaitu 63% diikuti oleh asuransi jiwa (22%), professional reinsurers (9%), composite insurance (5%), dan badan usaha milik negara (1%).

Dari sisi aset, total aset industri asuransi di ASEAN mencapai 388,1 miliar dolar AS dengan kontribusi asuransi jiwa memegang 83% dari total aset tersebut atau mencapai 322 miliar dolar AS.

Sedangkan industri asuransi umum memiliki total aset 66,1 miliar dolar AS atau sebesar 17% dari total aset.Industri Asuransi di Singapura dengan total aset 148,84 miliar dolar AS memiliki proporsi terbesar dari total aset di ASEAN diikuti oleh Thailand (83,95 miliar dolar AS) dan Malaysia (55,70 miliar dolar AS). Indonesia sendiri berada di posisi ke-4 yaitu sebesar 45,42 miliar dolar AS.

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu