Home » , » Cerita Tiara Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan Prabumulih ini Bikin Jatuh Airmata

Cerita Tiara Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan Prabumulih ini Bikin Jatuh Airmata

Written By Posmetro Prabu on 26/09/16 | 26.9.16

Raut muka Mutiara kembali terlhat seperti biasa setelah mengikhlaskan kepergian suaminya yang mengalami kecelakaan hingga menewaskan almarhum Aries Apilla, pada saat pulang dari lokasi ttempat kerja di Bandar Lampung empat bulan lalu.

warga Perumnas talang Sako Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih timur ini bertekad membesarkan ke dua putrinya meski hanya sendirian tanpa suami. “bersedih tidak akanmerubah keadaan, kasian dengan suami dialam kubur sano kalu kito idak ikhlas melepas kepergianny,” katanya saat dibicangi portal ini ditengah persiapannya mengambil dana santunan yang akan di berikan langsung oleh Wali Kota Prabumulih Ir H RIdho Yahya MM yang didampingi Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Achmad Hafiz, Kepala Cabang BPJS ketenagakerjaan Muara Enim, Nolly Noer Amien dan Kepala KCP BPJS ketenagakerjaan Prabumulih Sofyan Umri kamis lalu.

Memang ia menyadari sampai saat ini masih setengah kurang percaya atas nasib yang dialaminya. Apalagi informasih kepergian suami untuk selamanya tersebut hanya didapatkan dari orang lain, bukan terjadi didepan mata. Namu mau tidak mau kenyataan yang dialaminya sudah terjadi. Padahal sebelum ke Bandar lampung melihat sang suami, masih sempat membuatkan makanan kesukaan suami dengan ecangkir kopi untuk menyambut kedatangan suaminya. 

“Aku Cuma dapat firasat, suami datang kerumah jam 2 malam cuma untuk minta maaf, Antara sadar dengan idak, aku idak pacak tedok lagi. Pagi masih menyiapkan makanan dan minuman untuk menyambut kedatanganyo, soalnyo dio la duo minggu begawe, minggu ini waktunyo dio off, dio la ngomong nak balek,”tutur wanita berjilbab ini.

Usai mempersiapkan makanan untuk menyambut kedatangan suami, tiba-tiba telpon geggamnya berbunyi, ternyata teman suaminya yang menginformasikan bahwa suaminya kecelakaan bersama bosnya diperjalanan menuj kota Prabumulih. Tanpa berfikir panjang, ia dan keluarganya langsung bersiap dapat kabar kecelakaan dan sekarang dibawa ke Rumah sakit Umum Bandar Lampung.

“Tiba di rumah sakit, ternyata kami tidak sempat berbicara lagi, aku hanya disambut oleh jasad suami. Dak tau apo yang diraso saat itu. Rasonyo pengen melompat-lompat kesel ado tapi beruntung ado keluargo yang nenangke, artinyo duo minggu sebelum berangkat mandah, adalah pertemuan terakhr,” lirihnya dengan air mata yang berlinang dimatanya.

Namun ia senang, ia merasa masih dipikirkan oleh suaminya bahkan pada saat akan meninggal sekalipun. Karena sampai saat ini ia merasa tidak ada kekurangan. Rumah yang diambilnya menggunakan KPR langsung lunas, ia langusng bekerja di peruasahaan teman suami bekerja dan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan yang jumlahnya lumayan besar untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menyekolahkan anak-anaknya. 

Untuk tidak melirik ke hal lain, dana santunan sudah di deposito berjangka sehingga tidak bisa diambil sembarang waktu, tujuannya memang benar-benar untuk kebutuan anak sekolah.

“Dengan keadaan seperti ini, meski tanpa suami, Insha Allah semua kebutuan anak-anak terpenuhi. Bahkan aku idak pengen nikah lagi, karno ingin dijodohkan kembali oleh Allah SWT di syurga. Karena aku pernah baco buku, idak akan ketmu lagi kalu nikah lagi dengan wong lain,”celetuknya

Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu