Home » , » Samsat OI Gelar Pemutihan Pajak Kenderaan

Samsat OI Gelar Pemutihan Pajak Kenderaan

Written By Posmetro Prabu on 24/08/16 | 24.8.16

OGAN ILIR, PP – UPTD Dispenda ogan ilir Provinsi Sumatera Selatan mengeluarkan kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor yang berlaku pada 1 September hingga 31 Desember 2016.

Para wajib pajak (WP) yang menunggak hingga lebih dari dua tahun ke atas bisa segera mengurusnya tanpa dikenai denda dan hanya membayar pokok tunggakan pajak satu tahun terakhir.

Kepala UPTD Ogan ilir sumsel Sukrisman MT mengatakan, kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 22 tahun 2016 yang dikeluarkan 18 Agustus lalu tentang pembebasan pokok pajak dan sanksi administratif berupa denda dan bunga atas tunggakan pajak kendaraan bermotor, serta bea balik nama kendaraan bermotor kedua untuk kendaraan nomor polisi dalam provinsi dan kendaraan bermotor nomor polisi luar provinsi yang mendaftar dan mutasi ke Daerah OI,”ungkapnya.

Dijelaskan, hal ini merupakan upaya daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Berdasarkan data Dispenda Sumsel, tercatat ada 3.152.901 kendaraan yang ada di Sumsel. Hampir separuh dari jumlah tersebut belum membayar pajak dari kurun waktu satu hingga lebih dari dua tahun.

“Kami berharap minimal 40 persen dari jumlah yang tidak membayar pajak tersebut bisa mulai ikut dalam program ini. Target minimal yang masuk Rp400 miliar dari estimasi Rp700 miliar, baik PKB maupun BBN-KB kendaraan yang nunggak,” jelasnya.

Sukrisman, berujar, masyarakat yang memiliki kendaraan yang menunggak pajak lebih dari dua tahun cenderung enggan membayar pajak karena dendanya yang semakin membengkak.
“Dengan adanya pembebasan pajak ini, diharapkan masyarakat mulai membayar pajak kembali untuk tahun-tahun selanjutnya dan tidak dibiasakan lagi untuk menunda-nunda pembayaran pajak karena akan semakin membengkak,” tuturnya.

“Sementara itu, kepala uptd dispenda samsat Ogan Ilir Sukrisman, mengatakan, Pajak kendaraan bermotor (PKB) dan sanksi administratif berupa denda bunga untuk kendaraan bermotor yang menunggak 2 tahun keatas sehingga hanya dipungut pokok tunggakan pajak 1 tahun terakhir dan pajak pokok 1 tahun berjalan sesuai dengan jatuh temponya pajak.

ia menyontohkan, jika WP menunggak pajak selama tiga tahun yakni 2013-2015, pada tahun berjalan 2016 ini, maka WP tersebut akan dikenakan pajak tahun berjalan 2016 dan 2015. Sedangkan untuk pajak yang menunggak pada 2013 dan 2014 dibebaskan.

Aturan pembebasan pajak ini pun, ujar dia, berlaku untuk pajak Jasa Raharja atau ikut menyesuaikan. Lalu pembebasan pengenaan BBN-KB terhadap pendaftaran kendaraan bermotor nomor polisi dalam provinsi dan kendaraan bermotor yang berasal dari luar provinsi pun bisa segera mendaftar bersama Samsat dengan aturan yang sama,”tandasnya. ( lbs)

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu