Home » , » Ini Tanggapan Pejabat Prabumulih Tentang Pencopotan Menteri ESDM

Ini Tanggapan Pejabat Prabumulih Tentang Pencopotan Menteri ESDM

Written By Posmetro Prabu on 17/08/16 | 17.8.16

PRABUMULIH, PP – Pencopotan Menteri energi sumber daya mineral (ESDM) RI Archandra Tahar dari jabatannya oleh Presiden RI Joko Widodo didukung penuh oleh sejumlah pihak di Kota Prabumulih tak terkecuali DPRD Prabumulih.

Ketua DPRD Prabumulih H Ahmad Palo SE, menyatakan bahwa keputusan tersebut sudah tepat.

Menurut Politisi PPP ini, Menteri merupakan jabatan yang memegang kebijakan strategis yang tentunya tidak boleh dijabat oleh warga negara asing (WNA).

“Dalam hal ini kita sangat mendukung langkah dan kebijakan Pak Presiden, yang mencopot Archandra Tahar dari Jabatannya sebagai menteri ESDM.  Menjabat Menteri itu harus WNI sejak kelahirannya tidak boleh WNA, jangankan jabatan menteri, menjadi Kades pun harus jelas KTP dan KK domisili yang bersangkutan,” ujarnya disela-sela memperingati detik-detik proklamasi 17 Agustus 1945 di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih Kamis (17/08/2016)

Palo menambahkan, jabatan selevel menteri tentu harus selektif dalam pemilihan orang yang mendudukinya, “Mengenai siapa yang berhak menggantikan kita serahkan sepenuhnya kepada Presiden sesuai hak prerogatifnya, kita yakin Presiden akan memilih orang yang tepat, dan menyangkut perlu kader PPP untuk menggantikan itu kita serahkan kepada pengurus pusat PPP,” ujarnya.

Sementara itu Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, tidak terlalu mempermasalahkan status kewarganegaraan Archandra Tahar, yang penting niat yang bersangkutan untuk mengabdi kepada negara.

“Beliau kan asalnya WNI yang mendapatkan status warga AS, kemudian balik dipangil jadi menteri, seharusnya kita liat niat beliau yang ingin memajukan Indonesia,” bebernya.

Dijelaskan oleh Ridho, masalah siapa yang berhak menggantikan tentuanya tidak perlu dipermasalahkan juga, “Kita profesional ya, justru menteri yang lama kita anggap bagus karena mendukung pembangunan gas kota di Prabumulih, namun siapa yang berhak kita serahkan ke Presiden,” tandasnya.

Ditambahkannya, bahwa dirinya berharap agar dalam suatu jabatan untuk mengganti seseorang,

“Jabatan itu jangan mudah mencari pengganti, harusnya diberi waktu yang lama, agar program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik, kalau baru setahun apalagi yang kurang dari itu, pastinya program yang direncanakan belum sempurna dijalankan, jadi bukan siapa yang mengganti, namun waktunya yang harus diberikan lebih lama kepada seseorang untuk menjabat,” pungkasnya.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu