Home » , » FHI : FDS Tambah Beban Guru dan Siswa

FHI : FDS Tambah Beban Guru dan Siswa

Written By Posmetro Prabu on 13/08/16 | 8/13/2016

JAKARTA, PP - Kegiatan full day school dipastikan bakal menambah beban guru dan siswa. Guru bukan hanya mengurus siswa di sekolah, tapi juga memiliki tanggung jawab pada suami atau istri dan anak.  Apalagi kalau guru harus stand by di sekolah sampai sore, tentu suami atau istri dan anak mereka akan terabaikan.

Selain guru, siswa juga berpotensi mengalami kebosanan atau stres karena harus berada sepanjang hari di sekolah, terlebih kalau program yang dilaksanakan  sekolah kurang menarik atau kurang variatif.  Disisi lain Waktu bermain anak juga menjadi berkurang. Pasca belajar sekolah sebahagian  anak ada yang  belajar atau mengaji pada sore hari di TKA/TPA/ dan lainnya.

Dalam konteks sosiologis, full day school dinilai menjauhkan siswa dari lingkungan bermainnya atau bersosialisasi dengan tetangganya. Hal ini tentu sangat tidak diinginkan karna siwa bisa saja merasa asing dengan sekitarnya, ujar Ketua Dewan Pembina Forum Honorer Indonesia ( FHI ) Pusat Hasbi menyikapi rencana Mendikbud Muhadjir Effendi  dalam rangka penerapan full day school (FDS) .

Menurut Hasbi,  rencana Mendikbud menerapkan FDS terlalu dini tanpa pengkajian dan persiapan yang matang.  Sehingga kebijakan terksesan dipaksakan. Sementara kondisi riil dilapangan berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya, paparnya kemarin Kamis (11/08/2016).

"Pendidikan seolah-olah identik dengan persekolahan, padahal pendidikan jauh lebih luas dari persekolahan. Pendidikan dapat dilakukan di rumah, sekolah, dan di lingkungan masyarakat.  Banyak bukti empirik menunjukkan bahwa seseorang  sukses bukan hanya  memiliki prestasi akademik yang baik di sekolah, tetapi yang memiliki keterampilan hidup (life skill) yang bagus. Penelitian yang dilakukan oleh Harvard University di Amerika Serikat menyimpulkan bahwa kesuksesan seseorang hanya 20% ditentukan oleh hard skill dan 80% oleh soft skill. Pemberlakuan full day school akan merampas hak - hak anak sebagai makhluk sosial" tegasnya.

Namun  demikian lanjut Hasbi, jika Pemerintah tetap akan melaksanakan   full day School, Setidaknya Pemerintah harus mampu memformulasikan kebijakan yang tepat dengan menerapkan beberapa hal penting seperti :

1. Pemerintah  Harus bisa menciptakan suasana sekolah yg menyenankan tidak menakutkan bagaikan penjara penuh dengan aturan-aturan yang  membelenggu kebebasan dan hak - hak  Anak .

2. Pemerintah perlu Menyiapkan  Biaya tambahan  oprasional sekolah untuk membayar , listrik, ledeng, Tlpn, internet , Upah untuk tenaga , TU ,  Guru  Honorer, Satpam, dll,

3. Sekolah Perlu mempersiapkan Kantin dan WC yg sehat karena siswa akan seharian di sekolah.

4. Pemerintah perlu membenahi infra struktur dan penambahan Dana BOS sebelum pelaksanaan full day school.

5.Pemerintah PUSAT harus  mampu  mengakomodir kebijakan dan kepentingan Pemerintah Daerah .

6. Pemerintah perlu membuat Formulasi Belajar  yang menyenangkan dalam proses belajar mengajar dan kegiatan ekstra disekolah,misalnya penggunaan IT sebagai salah satu bentuk variatif dalam melaksanakan kegiatan disekolah. Oleh karena ada baiknya Pemerintah mempertimbangkan kembali TIK untuk dimasukkan dalam kurikulum .

Terakhir Hasbi menyimpulkan, Pemerintah  perlu melakukan pengkajian dengan menyesuaikan keadaan dan kebutuhan daerah -daerah . Sehingga Kebijakan nasional  tidak memandulkan kearipan lokal. Atau setidaknya, Pemerintah mampu memberikan otoritas kepada pihak sekolah mengadopsi atau memodifikasi kebijakan Pusat sesuai kebutuhan sekolah di daerah .
Sebuah program dan kebijakan disebut berhasil jika mendapat dukungan secara luas. Jangan sampai Kebijakan hanya menghabiskan anggaran tanpa hasil maksimal. Ujung- ujungnya bongkar pasang kebijakan yang merugikan pelajar.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu