Home » , » Baku Tembak Dengan Petugas, Rampok Prabumulih Keok Didor

Baku Tembak Dengan Petugas, Rampok Prabumulih Keok Didor

Written By Posmetro Prabu on 12/08/16 | 8/12/2016

PRABUMULIH, PP - Tim Buser Polsek Cambai Polres Prabumulih dan enam perampok terlibat baku tembak, pagi tadi, Jumat sekitar pukul 05.30 WIB di tempat persembunyian komplotan rampok di perkebunan warga Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih. Seorang pelaku bernama Hartanto alias Tanto (28), Warga Kelurahan Sungai Medang kecamatan Cambai Kota Prabumulih berhasil dilumpuhkan sementara lima rekannya berhasil melarikan diri kedalam hutan.

Baku tembak berawal, ketika petugas mendatangi persembunyian para pelaku. Para bandit yang kerap meresahkan warga Prabumulih ini mencoba menembaki petugas menggunakan senjata api rakitan dan berusaha kabur ke dalam hutan. Beruntung satu dari enam pelaku berhasil di sergap dengan melepaskan tembakan yang mengenai kaki sebelah kanan pelaku Tanto.

Ditengah hutan, Petugas masih berupaya mengejar kawanan lainnya. Sayang kondisi medan yang sulit, petugas kehilangan jejak para pelaku dan hanya berhasil membawa salah seorang pelaku saja untuk digelandang ke Kantor Polisi.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan senjata api rakitan berikut 1 butir peluru serta sebilah senjata tajam yang diduga kerap digunakan saat beraksi dan juga 1 unit handphone untuk komunikasi menentukan target serta menjual hasil kejahatan.

Untuk proses penyidikan, pelaku Tanto bersama barang bukti digelandang ke Mapolsek Cambai. Saat di interogasi petugas, tersangka Tanto mengaku sudah empat kali melakukan aksi kejahatan. Namun ia membantah jika senpi yang digunakan menembaki Polisi itu adalah miliknya.

"Lah empat kali merampok. Senpi itu milik kawan, saya idak beli" ujarnya seraya menambahkan kalau uang hasil kejahatan dihabiskan untuk bermain judi.

Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa Sik MTCP melalui Kapolsek Cambai, Iptu Sutikto Adi didampingi Kanitreskrim, Aiptu Evi Sutanto menegaskan, pelaku sudah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pihaknya.

"Pelaku masuk dalam DPO kita, komplotan ini tergolong licin. Pelaku ini berhasil kita ringkus berkat informasi masyarakat, kita lakukan pengintaian semalaman hingga akhirnya lakukan penggerbekan," bebernya saat digerbek lima pelaku kabur dan pelaku berusaha menembak petugas namun berhasil dilumpuhkan timah panas setelah diberi peringatan tidak diindahkan, ujarnya.

Ditambahkan, akibat perbuatannya pelaku sementara akan dijerat UU Darurat RI no 12/1951 tentang senjata api dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. "UU Darurat ancamannya maksimal 20 tahun penjara, dan pasal 365 ancamannya 7 tahun penjara. Kita akan terus kembangkan kasus ini," tegasnya.





foto : tribunsumsel
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu