Home » , » UKW Gaya Prabumulih : Malu Bertanya Jalan-Jalan

UKW Gaya Prabumulih : Malu Bertanya Jalan-Jalan

Written By Posmetro Prabu on 07/06/16 | 6/07/2016

PRABUMULIH, PP - Pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW) selama dua hari berturut-turut (3-4/6/2016) telah usai digelar dan ditutup secara resmi oleh H Kamsul Hasan SH MH selaku penguji dan perwakilan Dewan Pers RI siang tadi di Gedung Patra Ria Komplek Pertamina EP Asset II Prabumulih.

Dari 28 peserta UKW, dua orang diantaranya dinyatakan tidak lulus dan 26 orang wartawan lainnya dinyatakan mendapat predikat berkompeten alias lulus UKW.

Untuk diketahui, perjuangan meraih predikat wartawan berkompeten tersebut bukanlah perkara mudah di UKW. Apalagi jika peserta belum siap seratus persen. Demikian diakatakan Aswin Arey (39) salah seorang wartawan peserta UKW kepada portal ini seusai melaksanakan ujian yang diberikan oleh Penguji terhadapnya.

"Jangan cubo-cubo ngaku wartawan senior di Prabumulih kalau belum pernah melok UKW" ujarnya dengan logat bahasa lokal Prabumulih.

Menurutnya, dari UKW yang dilaksanakan hari ini Sabtu (4/6/2016) banyak memberikan ilmu yang sesungguhnya menjadi seorang wartawan. Dimana selain tehnik menulis berita, soal etika Wartawan, kemampuan menggali informasi, mengisi rubrik berita, peralatan wartawan, tehnik wawancara juga menjadi poin penting yang menjadi tolak ukur kelulusan wartawan pada UKW.

"Jangan harap bisa lulus jika saat wawancara kita lupa membawa alat tulis meski alat perekam canggih maupun kamera yang lensanya panjang dan mahal tersedia saat wawancara. Karna mengapa? alat perekam tersebut bisa saja bermasalah atau rusak dan tidak berfungsi saat diaktifkan. Jadinya, bahan berita yang yang akan kita muat di media menjadi berkurang atau tidak lengkap" ujar Aswin.

Selain itu lanjutnya, Poin dalam satu materi pembelajaran paling tinggi hanya 85. Sementara nilai standart kelulusan hanya 70 poin. Jadi jika berkurang satu poin saja dari nilai standart maka dipastikan peserta tidak akan lulus, imbuhnya.

Ditempat terpisah, Erpan Syahputra (32) mengatakan bahwa UKW kali ini menurutnya cukup melelahkan. Dimana selama dua hari penuh para peserta harus berkutat dengan laptop untuk mengetik beberapa tulisan sebagai pelengkap materi yang di ujikan kepada peserta. Belum lagi, karya tulis peserta setelah di prin di meja panitia banyak yang dikembalikan untuk diperbaiki.

"Menurut saya, ini adalah UKW gaya Prabumulih. Malu bertanya jalan-jalan. Karna tidak sedikit dari peserta UKW yang harus jalan-jalan dari tempat duduk ke meja print karena malu bertanya kepada Penguji mengenai materi yang di ujikan. Akibatnya, lembar kerja peserta yang sudah dicetak melalui mesin printer banyak yang dikembalikan untuk dilengkapi kembali"ujarnya.

Sementara itu, Bambang Irawan (39) salah satu peserta UKW mengungkapkan bahwa ia merasa bangga karena peserta atau Wartawan Kota Prabumulih memiliki keinginan yang tinggi untuk mengikuti UKW. Dari sini lanjutnya, ia menilai bahwa wartawan Kota Prabumulih ingin juga dirinya dianggap kompeten sebagai wartawan dengan mengikuti UKW.

"Secara pribadi saya mengapresiasi upaya dari kawan-kawan untuk menghindari pandangan buruk yang selama ini menerpa kalangan media khususnya wartawan Kota Prabumulih dengan telah mengikuti uji kompetensi wartawan. Semoga dengan kelulusan UKW, para peserta dapat mempertahankan predikat Kompeten yang disandangnya" pungkas Bambang.


Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu