Home » » Puisi-Puisi Ayumi Maulida

Puisi-Puisi Ayumi Maulida

Written By An Najmi on 28/05/16 | 28.5.16














Doa

Pada debu berterbangan
Aku tersaruk di lorong hitam
Dalam pesakitan
Tubuh merintih

Pada debu beterbangan
Cahaya meredup
Dalam gelapnya
Sepasang mata memandang

Hai, kenapa kau berdiam?

Lamunan pun terpencar
Dia ada meski tak kasat mata
Dia dekat meski merasa jauh

Dalam kegelapan
Tubuh kaku
Lidah kelu tak bersuara
Hanya senandung rindu kulirihkan

Palembang, 12 April 2016

Kepada Sang Waktu

Masih terlalu pagi
Ketika kudapati
Asap dapur mengepul
Dengan sebatang bubungan bambu
Bara api menghangatkan ruangan

Masih terlalu pagi
Suara nyaring di pucuk pohon
Bersama sejuta harapan
Sebait doa terkabulkan

Masih terlalu pagi
Jejak-jejak kaki melangkah
Dengan gagahnya tanpa alas
Tak peduli sakit menerajamnya
Semburat senyum tetap terurai
Berharap rezeki berlimpah di ladang tua

Palembang, Desember 2015

Titian Cinta

Pada subuh teduh
Dalam rahim
Tumbuh akar tunas
Ribuan bayang putih
Menjelma akar beringin

Pada subuh teduh
Dalam titian sang pencinta
Akar-akar tumbuh bahagia
Seulas senyum mengembang

Pada subub teduh
Dalam binar matanya
Bunga aster merah merekah
Menjelma biduk bintang di langit

Palembang, 7 Desember 2015

Biodata

Ayumi Maulida, nama pena dari Siti Fatimah. 
Saat ini, ibu satu putra telah memiliki beberapa karya
dalam bentuk antologi dan novel perdananya telah terbit
berjudul "Sebening Cinta Ayah".  Selain itu, karya-karyanya
juga telah terbit di media cetak.  Penulis dapat dihubungi via email
istiqomah_ayumi@ymail.com

    

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu