Home » » Sarang Burung Mantan Walikota Prabumulih Didemo Warga

Sarang Burung Mantan Walikota Prabumulih Didemo Warga

Written By Posmetro Prabu on 19/03/16 | 19.3.16


Warga PALI Demo dan Tutup Penangkaran Sarang Burung Walet Milik Rahman DjaliliPALI, PP - Kesabaran warga di Jalan Muhamadiyah blok M, Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI tidak bisa dibendung lagi.


Mereka melakukan aksi demo dan menutup Penakaran sarang burung walet milik anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Rahman Djalili.

Tidak hanya milik penakaran sarang burung walet milik mantan Walikota Prabumulih itu. Namun, empat penakaran sarang burung walet yang berdiri berdekatan juga membuat keresahan warga di permukiman padat penduduk di demo.

Pantauan Tribun, lima gedung tinggi mencapai empat lantai di Kelurahan Pasar Bhayangkara berdekatan permukiman penduduk dan SD Muhamadiyah dipenuhi burung walat yang beterbangan di atas gedung dan pingiran penakaran burung walet.

Hampir keseluruhan atap rumah warga yang berdekatan penakaran sarang burung walet dipenuhui tinja burung walet dengan di dominasi warna putih.

Serta bau, menyengat dari kotoran burung walet dan kicauan burung walet di pagi, sore dan malam hari sangat mengganggu kenyamanan warga setempat.

"Bangunan bertingkat sarang burung walet, milik Rahman Djalili, itu sangat mengganggu kenyamanan kami, kami tidak bisa tidur nyenyak, gara-gara bunyi kicauan burung walet, baik itu dari kaset burung walet maupun burung walet," kata Sopian(58) warga setempat, Minggu(19/3).

Ia menambahkan, selain itu juga bau kotoran dan limbah burung walet juga membuat keresahan warga semakin menjadi-jadi.

"Tai burung walet, dan limbah itu membuat kami tidak tahan dan minimbulkan penyakit, apalagi di sini berdekatan dengan SD Muhamadiyah, kami akan tutup penangkaran sarang burung walet," jelas Sopian.

Senada dikatakan, Atuk, warga setempat mendesak lima penakaran sarang burung walet di Kelurahan Pasar Bhayangkara sangat meresahkan warga dan warga akan melakukan aksi demo lebih besar lagi apabila tuntutan warga tidak dipenuhi.

"Panangkaran sarang burung walet di Kelurahan Pasar Bhayangkara, membuat resah, lihat saja banyak kotoran burung walet di atap rumah warga, kalau tidak hujan mungkin rumah itu sudah di penuhi tinja burung walet, kami minta penakaran sarang burung di sini ditutup, entah itu milik anggota DPRD Provinsi (Rahman Djalili), maupun milik siapa pun," ungkap Atuk, seraya mengatakan akan melakukan aksi demo lebih besar lagi jika tuntutan tidak dipenuhi.

tribunnews
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu