Home » , » Kapan Aku Dikagumi (Cerpen)

Kapan Aku Dikagumi (Cerpen)

Written By Posmetro Prabu on 05/01/16 | 5.1.16

Ada seorang lelaki yang sedang duduk sendiri di danau yang sunyi tiada orang lain selain lelaki itu, sebenarnya dia tidak sendirian karena tanpa dia sadar sejak tadi ada beberapa kupu-kupu cantik terbang mengelilinginya selain itu sepasang angsa putih yang sedang berenag sambil bermadu kasih juga memperhatikan lelaki berwajah manis itu.
Danau itu memang sangat indah sekali sungguh tempat yang sangat pantas untuk disinggahi , menawarkan ketenangan dan kedamaian sehingga siapa saja yang berada disana merasakan kenyamanan yang sungguh luar biasa bagaikan berada di surge meski aku belum tahu surga itu seperti apa yang penting mungkin sedikit sama meski sesungguhnya surge termpat terindah diatas segalanya.
Sebenarnya lelaki itu adalah aku, perkenalkan namaku ridwan hmm…. Hari ini seperti biasa aku sedang berpikir tentang lembaran-lembaran kisah yang pernah aku alami tentang kehidupan yang terkadang aku tak mengerti, telah banyak perjalanan yang telah aku lalui ku jalani dengan hati yang tabah, tegar dan ikhlas hanya itu yang dapat dilakukan .
Aku ini hanya manusia biasa bukan malaikat yang tak memiliki rasa keluh, dan bukan sang nabi yang selalu ikhlas dan sabar terkadang aku juga pernah menyerah dengan keadaan ini meski akhirnya aku harus melanjutkan lagi ketegaran yang tak bertepi ini sebenarnya aku sangat letih sekali tapi jujur aku tidak tahu harus berbuat apa lagi sungguh hal itu sering sekali membuatku bingung.
Oh……tuhan sebenarnya apa yang telah terjadi kepadaku apakah aku telah berbuat dosa yang selama ini tanpa sadar pernah aku lakukan tunjukan kesalahanku dan sungguh aku mohon ampun atas kelalaianku sebagai salah satu hambamu.




Aku bagaikan bintang yang tak besinar diantara kilauan bintang-bintang yang yang indah terang dilangit malam, bila menjadi awan aku hanya gumpalan awan yang berwarna gelap bukan putih yang bersih, bila aku menjadi langit aku langit yang selalu mendung tanpa cerah walau sesaat.
Maaf aku bukan merendahkan sang diri ini namun pada kenyataanya itulah keadaan yang jelas tentang diriku  yang setiap hari yang harus ku hadapi dan juga harus dijalani, aku harus bertanya kepada siapa aku heran mengapa orang-orang meragukan kemampuanku dan tidak pernah menghargai apa yang telah aku lakukan.
Aku ingin menangis tapi air mata ini seakan enggan keluar, oh tuhan aku ingin betanya kepadamu wahai sang pemilik nyawa dan sang pemilik kuasa yang mampu melakukan apa saja yang engkau hendaki, aku bertanya mengapa aku selalu diremehkan oleh orang lain dan apakah aku tak layak untuk dikagumi?.
Kegelisahan menyelimuti hatiku dan kegundahan memeluk erat jiwaku ya aku hanya terdiam seribu bahasa bibirku terasa berat untuk mengungkapkan isi hati yang selama ini terpendam yang tak berani aku curahkan kepada orang lain dan akhirnya kini ku bercerita tentang diriku, aku terpaku  kepada keadaan yang selama ini menjerat dan menyiksa batinku.
Tentu bisa dikatakan mungkin tubuh ini tidak terasa sakit maupun terluka yang dapat dilihat dengan mata namun mengapa batinku terasa sakit lumpuh lemah dan tak berdaya sungguh terkadang aku tak sanggup bila harus dan terus seperti ini jujur aku tak sanggup berdiri tegap seolah-olah tak ada beban dan dan tak ada luka di dalam hati, bagaimana bisa aku harus selalu tersenyum ceria dan selalu begar  menjalani keras perjalanan hidup ini.









Ku gantungkan harapan-harapan diatas langit lalu ku serahkan semuanya kepada sang pencipta yang selalu menjadi saksi atas kisahku dialah yanag tahu apa yang terbaik untuk diriku yang lemah ini aku sangat yakin semua yang telah aku alami adalah rencana dan kuasa darinya aku yakin juga bahwa dibalik itu semua ada sebuah kebahagiaan yang bersembunyi yang akan datang indah pada waktunya entah itu kapan aku tak tahu.
Meski aku lelah dan sangat letih tapi aku harus tetap bertahan dan berjuang dengan keadaan ini  walau aku lemah tapi aku bukanlah seorang pecundang meski pada kenyataan dunia menempatkan aku sebagai seorang pecundang yang tak pernah membuat dunia terpesona.
Ya…. Sudahlah seiring waktu berjalan aku akan terbiasa dengan semua ini  mungkin kemarin aku diremehkan dan begitu pula dengan hari ini dan besok mungki masih diremehkan, tidak apa-apa akan aku jalani.
Lihatlah hatiku yang telah terluka dan terbelah-belah namun bila setiap hari diobati dengan keikhlasan dan jiwa berlapang dada maka luka itu perlahan-lahan akan kering dan sembuh meski membekas.
Hmm…..aku tak menyadari bahwa kupu-kupu belum pergi yang sejak tadi masih tetap setia menemani kesendirianku dan sepasang angsa putih itu berinsiatif  menghibur hatiku dengan cara menari-nari dengan indah.
            Aku hanya tersenyum dan tertawa kecil melihatnya yang sangat lucu begitu baiknya angsa-angsa putih itu kepadaku selain mereka juga ada pelangi yang sedang memberi warna-warna yang penuh dengans sejuta keindahan kepada dunia aku hanya terpaku kagum melihat anugerah itu, tiba-tiba aku sadar dari khayalanku dan aku kembali tersenyum menertawai kebodohanku.
Disini aku sangat menikmati semua keindahan dunia pada hari ini ku lempar batu-batu kecil ke danau yang indah itu, dan air danau memercik diriku sungguh aku tenang dan sangat nyaman itulah yang ku rasakan.
Mulai sekarang aku tidak mau lagi peduli kepada mereka yang selalu meremehkanku apakah mereka tidak sadar bahwa tiada manusia di dunia ini yang sempurna lalu mengapa masih saja menghina, aku yakin belum tentu mereka bisa menjalani hidup yang aku jalani saat ini.Menjadi diri sendiri adalah salah satu hal yang tepat dalam menjalani kehidupan yang begitu keras dan penuh dengan kerumitan.
           

Tidak lama kemudian aku pergi meninggalkan danau itu kini rasa percaya diri telah bersemi kembali aku tersenyum penuh dengan semangat sambil mengucapkan perpisahan kepada semua teman-temanku yang berada disana terima kasih teman-teman sampai jumpa.


frofil
nama budianto ws
lahir di plaju
tinggal diprabumulih,wonosari
hobi menulis dan membaca
fb: budianto ws
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu