Home » » Dewi Efriani " Masih Sendiri"

Dewi Efriani " Masih Sendiri"

Written By Posmetro Prabu on 07/12/15 | 7.12.15

Api
Karya: Dewi Efriani

Jika kau adalah api, maka aku adalah bara
Kita terjatuh dan melebur di tempat yang indah
Menabur suka pada pandangan pertama
Lalu dengan sengaja kau membalut bara
Membuat kobarkan merah dengan rasa yang membuncah
Asmara, kita larutkan emosi bak minyak tanah
yang membuat kita makin menggelora
Cinta, Kita bubuhkan komitmen bak menyisipkan kayu
tiada henti, agar cinta kekal sampai ke alam baka
Sekarang kita telah sama, membuat dunia jadi membara
Merajut mimpi dengan sejuta asa, melangkah berdua
Merah merona

Prabumulih, Agustus 2015


Masih Sendiri
Karya: Dewi Efriani

Cinta, mengapa hari ini aku masih sendiri?
Diiringi langit mendung sampai kecutkan hati                     
Pandanglah wajah kotor ini, kemana lagi ia harus melangkah
Pergi mengejar mimpi, untuk menggenggam cinta sejati?

Kini malam telah mengusirku pergi
Dan teganya mentari pun enggan menghampiri
Aku lelah berlari menghindari hari yang selalu sendiri
Langkahku telah mati, kemana lagi aku harus berhenti
Sekedar mengistirahatkan kaki yang lelah mencari
Atau membunuh rasa yang terus mengadili, betapa bodoh hati.
Membuang kau, wahai kasih

Prabumulih, Agustus 2015

Karena Angin
Oleh : Dewi Efriani

Tahukah kau?
Mega biru yang kita ciptakan dengan berhias sinar putih orange
Kini telah hilang, tertutup awan hitam pembawa badai
Bagai mengiring langkahmu yang kian menjauh

Kau goyah dan menentang hatimu bahwa kau terjerat
Kau terpesona oleh bisikan angin berkalang debu
yang sejenak menyejukkan dari terik matahari
Kau lemah, memilih merangkul angin yang ciptakan dentuman marah para pecinta

Dan datanglah gerimis yang buat kau makin linglung
Sampai turun bencana hujan yang jelas hapuskan segala jejak kita
Kau hilang arah, tanganku kini lepas dari genggaman
Luruh, bak daun tua terhempas butiran air

Sudahlah sudah bentak hatiku
Biarlah hujan basahi bumi, biarlah dia sembuhkan luka
Karena nanti, setelah hujan lelah menyerbu
Pelangi datang dan mengangkatmu pergi
Prabumulih, Agustus 2015

Sendiri
Oleh : Dewi Efriani

Hari ini aku sendiri
Harapku bertemu sang candu telah terkikis jemari
Aku muak menatap bayang wajah lara ini
Tak malukah dia mengharap maaf yang tak layak dia raih?

Tapi, jiwa kotor ini terlalu ego untuk mengakui
Begitu banyak lumpur yang dia lukis pada senja bercampur awan hitam berduri
Karena hati tetaplah hati
Walau sembunyi, tetap  berharap terampuni

Hari ini aku sendiri lagi
Tak ada yang sudi berbagi pada jiwa yang nampak mati
Sampai malam merangkak pergi
Dan tetap saja aku terpatri sunyi, menantap langit yang penuh janji
Tanpa tau bila harapku terjadi

Prabumulih, Agustus 2015


Hitam
Oleh : Dewi Efriani

Hitam, kala kau tatap wajahku lekat ciptakan debar tak berirama
Hitam, kala kau genggam tanganku erat hadirkan desir penuh asmara 
Hitam, kala kau peluk tubuhku hangat tuliskan cerita penuh romansa

Kau suntikkan racun bernama cinta yang menyebar cepat di aliran darah
Hingga tiap detik kurasa, hanya wajahmu yang menjelma


Prabumulih, Agustus 2015
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu