Home » , » Warga Pendopo Kecewa Kartu Sakti BPJS Tidak Berlaku di RS Bunda

Warga Pendopo Kecewa Kartu Sakti BPJS Tidak Berlaku di RS Bunda

Written By Posmetro Prabu on 19/10/15 | 19.10.15

PALI , PP  –   Montes (42) warga Gasplant Komperta Pendopo, terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif oleh perawat di RS Pertamina Pendopo lantaran diterkam oleh anjing liar di kawasan tersebut. Montes mengalami luka robek di bagian paha kiri akibat gigitan anjing liar saat ia melintas dijalan yang tidak jauh dari rumahnya itu.

Montes yang ditemui posmetroprabu.com seusai mendapatkan perawatan di RS Pertamina Pendopo tampak sedikit kesal. Bukan lantaran berkelahi dengan anjing liar yang mirip dengan Serigala itu, namun lebih daripada itu, ,Montes Kecewa lantaran Kartu sakti BPJS yang dimilikinya tidak dapat menolongnya untuk disuntikkkan obat anti Rabies. Pihak Rumah Sakit yang menolong Montes mengaku tidak memiliki Obat Anti Rabies saat ia menunjukkan Kartu BPJS.

Dengan nada kecewa, Montes pun mempertanyakan tentang keberadaan BPJS. Dikatakan, mengapa kartu BPJS tidak berlaku di RS bunda, trus kenapa dua rumah sakit yang ada dipendopo kekosongan obat anti rabies, ungkap Montes Kesal.

Dengan peristiwa yang dialaminya ini, Montes berharap kedepan, kartu bpjs miliknya dapat berguna kedepan untuk menghemat biaya berobat, kalau hal ini tidak cepat ditanggapi maka akan berdampak buruk terhadap masyarakat lainnya.

Hingga hari ini( Sabtu 17/10) akibat gigitan anjing gila tersebut Montes mengaku bekas luka dipahanya mengalami bengkak dan badannya gemetar.

"Hari ini  saja udah 13 orang yang digigit dan minta BPJS dapat memberlakukan dimana saja dan kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Pali segera menindak lanjuti agar korban tidak bertambah", harapnya.

Sementara itu Sondang istri pak Rio Prandana (32) salah satu korban gigitan anjing juga saat dikonfirmasi wartawan minggu(17/10/2015), membenarkan, kalau suaminya juga digigit anjing, akibat gigitan anjing tersebut betis suaminya mengalami luka yang cukup dalam. Suami saya Rio lanjut Sondang, harus berobat keprabumuli ke RS Bunda tadi malam jam 2, sekarang infonya di RSUD sudah 8 orang korban gigitan anjing juga tutup,” sondang.

Terpisah Neli didampingi rekannya Guru SDN 15 juga mengatakan bahwa 2 orang siswanya juga korban gigitan anjing yakni Dimas dan agung, buk guru ini kewalahan mencari obat karena RS dipendopo tidak ada obat anti rabies, rencananya 2 muridnya akan dibawah ke RS dipalembang untuk diobati

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu