Home » » Kupu-Kupu Hitam

Kupu-Kupu Hitam

Written By Posmetro Prabu on 29/09/15 | 29.9.15

Antara yang katarak dan benderang, yang bertolak dan terdampar
di atas catatan-catatan kesaksian mawar yang terbakar,
aku melihat seekor kupu-kupu hitam melesat terbang
dari belukar yang hanya bisa diyakini dalam fikiran

Ia hinggap di tanggul airmata yang kubangun sepanjang
jam-jam persulanganku dengan hikayat batu-batu pendiam
penuh relief-relief leluhur yang tak bosan menjaring lingkaran bulan.
Sedangkan aku takut, ia juga mengencani sesuatu, menghapus
yang asfar dan ungu, yang sungguh teramat sulit bisa kumaafkan

Bayangkan : keremangan yang membelit pembacaan
tentang hulu rasa yang lapang, yang kini dipenuhi putaran suara gasing
dilepas sayap-sayapnya di waktu silam, pun belum tercerahkan

Aku ingin setiap bilah kesabaran mampu kupancang
masih menjadi hujan, atau auman, atau katakanlah
cahaya fosfor kunang-kunang. Agar ia segera pergi
dari muasal keruh yang tiba-tiba berkehendak abadi
menempel pada sepasang pelepah bibir nurani

Penyair mengendus hawa kematian
tersimpan pada ruas sayap-sayapnya yang hitam. Sementara
orang-orang bilang : mereka tak pernah melihat sesuatu apa pun terbang
di sela-sela percakapan, di celah-celah peristiwa, dan
semesta gemerisik kerikil di balik kaki-kaki waktu
yang berjalan


#ArwintoSyamsunuAjie
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu