Home » » Giliran Debu Proyek Double Track Resahkan Warga

Giliran Debu Proyek Double Track Resahkan Warga

Written By Posmetro Prabu on 22/09/15 | 22.9.15

PRABUMULIH, PP - Belum hilang kabut asap yang disebabkan adanya pembakaran lahan di sejumlah daerah di Sumatera  Selatan,yang menyebabkan terganggunya kesehatan serta aktipitas masyarakat.Kini giliran Debu-debu dari aktivitas mega proyek Double track PT KAI Prabumulih-Palembang diresahkan masyarakat akhir-akhir ini. 

Beberapa alat barat yang beroprasi dalam penggalian tanah maupun lalu lalang mobil truk pengangkut tanah dari proyek doble trek,yang menyebabkan Debu-debu berterbangan mengitari masyarakat sekitar dan pengguna jalan umum dikawasan proyek tersebut.

Sani(47),salah seorang pengguna jalan di desa Karang Endah, ketika melewati aktivitas proyek mengungkapkan, belum hilang kabut asap yang sekarang ini menyelimuti didaerah masing-masing, Kini giliran debu proyek double track PT KAI dari aktivitas alat berat yang membuat debu-debu berterbangan dari mobil truk pengangkut tanah. 

’’Seharusnya pihak pemenang tender proyek doble trek itu ,dapat mengerti keadaan sekarang ini yang musim kemarau untuk menyiram air disekitar pengguna jalan maupun rumah penduduk,’’cetusnya.

Hal senada juga dilontarkan Erik (25), warga desa Lembak yang kediamanya berdekatan dengan aktipitas proyek double track tersebut. Seharusnya pihak perusahaan dapat bekerja secara professional, dan tentunya dapat melihat di sekelilingnya apakah warga sekitar sudah aman dari debu-debu proyek yang bisa membahayakan kesehatan warga,’’ungkapnya.

‘’ Kita sudah beberapa pekan ini menghirup debu-debu dari aktipitas proyek doeble trek tersebut.Seharusnya Perusahaan yang mengerjakan penggalian tanah oleh alat berat yang diangkut oleh beberapa puluhan mobil truk yang lalu lalang disekitar rumah penduduk itu, dapat mencari air untuk membasahi jalan. 

Dan jangan seenaknya beroprasi,tanpa melihat masyarakat yang terkena dampak negatipnya dari aktipitas proyek tersebut. Debu-debu yang berterbangan  dari lalu lalang mobil truk pengangkut tanah dimusim kemarau ini tidak hanya mengganggu ,Namun juga membahayakan bagi kesehatan warga" ujarnya

Pantauan posmetroprabu.com dilokasi, ada beberapa proyek yang dikerjakan oleh pihak perusahaan pemenang tender dari dana APBN tersebut, dalam pekerjaan jalur KA Double track, baik jalur emplasmen disekitar Stasiun Kereta Api tersebut. Terpantau aktivitas proyek mulai dari Stasiun KA Lembak hingga Stasiun KA Serdang tengah melakukan aktivitasnya dengan alat eksapator penggeruk tanah. (JN)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu