Home » , » Tuntutan Tak Dipenuhi, Warga Sukaraja Blokir Jalan SP 1 Talang Jimar

Tuntutan Tak Dipenuhi, Warga Sukaraja Blokir Jalan SP 1 Talang Jimar

Written By Posmetro Prabu on 05/08/15 | 5.8.15

PRABUMULIH, PP – Aktivitas Stasiun Pengumpul (SP) 1 Talang Jimar, Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, Rabu (5/8/2015) sempat lumpuh total. Hal itu, setelah ratusan warga bersama aliansi gabungan LSM menggelar aksi unjuk rasa dan menutup lokasi SP 1 TLJ milik PT Pertamina EP Asset 2 tersebut.

Aksi penutupan dilakukan warga, buntut belum dipenuhinya tuntutan mereka kepada PT Cooper Energy, perusahaan operator yang mengelola SP 1 TLJ, dan sejumlah lokasi sumur lainnya. Warga menuntut perusahaan itu, untuk transparan dan merekrut sebanyak 50 persen tenaga kerja local dari seluruh total jumlah karyawannya.

Tak sampai disitu, massa juga mengancam akan terus melaksanakan aksi penutupan lokasi itu sampai ada kepastian dari pihak PT Cooper Energy. “Kami meminta pihak Cooper Energy untuk menepati janjinya kepada kami. Seharusnya sebelum lebaran tadi, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ungkap Holdi, salah satu koordinator aksi kepada wartawan, ditemui disela-sela aksi demonya, kemarin.

Holdi mengatakan, massa menuntut PT Cooper Energy untuk transparan dan terbuka serta memprioritaskan warga lokal dalam setiap perekrutan tenaga kerja di lingkungan perusahaan KSO tersebut. Dalam aksi itu, massa tak hanya menutup lokasi SP 1 TLJ, namun juga menutup sejumlah akses jalan menuju lokasi sumur Pertamina hingga menyebabkan sejumlah kendaraan alat berat dan truk tidak bisa beroperasi.

Aksi massa warga yang mendapat pengawalan ketat dari petugas Polres Prabumulih ini akhirnya luluh, dan membubarkan diri setelah salah satu perwakilan warga, Adi Susanto SE melakukan pertemuan dengan pihak PT Cooper Energy, di kantor logistic Pertamina Field Prabumulih, tak jauh dari lokasi demo. Dari hasil pertemuan itu, pihak perusahaan menyepakati dan mengabulkan tuntutan warga secara bertahap.

“Tuntutan masalah tenaga kerja, dan kemarin hanya terjadi miss komunikasi saja dengan pihak Cooper Energy. Namun tadi telah ada kesepakatan, dengan menerima 2 tenaga kerja untuk bagian drivier. Sementara untuk helper dan operator, akan dilakukan secara bertahap,” jelas Adi Susanto, dibincangi usai melakukan pertemuan dengan pimpinan PT Cooper Energy.

Pria yang juga menjabat anggota DPRD Kota Prabumulih ini menambahkan, kehadiran dirinya hanya membantu warga dalam menyelesaikan masalah tersebut. “Di Prabumulih ini banyak perusahaan-perusahaan yang beroperasi disini, makanya kita harapkan dapat menampung dan menerima tenaga kerja local sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran,” imbuh Adi Susanto, seraya menyebutkan dalam aksi massa itu diikuti sebanyak 5 LSM.

Ditemui terpisah, Field Manager PT Cooper Energy Achid Yudianto, mengaku hanya terjadi miss komunikasi antara pihaknya dengan warga.  Pihaknya juga selama ini sudah mengakomodir perekrutan tenaga kerja local. “Tetapi memang tidak semuanya bisa kita tampung, dan mengenai soal tuntutan warga ini akan kita penuhi secara bertahap dan tadi baru 2 orang dulu kita sepakati bekerja sebagai driver di perusahaan kita,” tandas Achid Yudianto, yang mengaku baru 3 bulan bertugas di wilayah Prabumulih

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu