Home » » TSK Pembunuh Sopir Travel di Prabumulih Tewas Ditembak Petugas

TSK Pembunuh Sopir Travel di Prabumulih Tewas Ditembak Petugas

Written By Posmetro Prabu on 14/08/15 | 14.8.15

PRABUMULIH, PP - Satu lagi pelaku perampokan dan pembunuhan Sopir Travel yang mayatnya dibuang di sungai Jalan Nigata Lingkar Barat, Sabtu (11/07/2015) silam, berhasil dilumpuhkan hingga tewas lantaran mencoba melukai petugas Kepolisian.

Pelaku berjumlah dua orang atas nama Basroni bin Sawi alias Abas (43), warga Desa Banton Kecamatan Suku Medang 3 Kabupaten OKU Timur serta Suari bin Kagit (44), warga Desa Takana Kecamatan Muara Dua Kabupaten OKU Selatan.

Keduanya berhasil diringkus setelah Polisi berpura-pura sebagai sopir travel di Baturaja. Pengintaian pelaku pembunuhan seorang sopir travel bernama Amron (49) warga Jalan Mitra IV Blok H 10 Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang ini cukup memakan waktu yang panjang.

Penangkapan sendiri pun berlangsung menegangkan dimana Polisi yang berpura-pura menjadi Sopir Travel jurusan Baturaja - Palembang nyaris menjadi Korban. Para Pelaku ternyata mengincar Sopir Travel yang baru untuk dijadikan target perampokan.

Modusnya sendiri masih sama. Dimana pelaku berpura-pura sebagai penumpang dan menghubungi agen travel untuk menjemputnya disuatu tempat. Kebenaran pihak agen travel langsung menyambungkan telepon kepada petugas yang menyamar sebagai Sopir Travel dan menjemput si pelaku ke alamat yang dipesankan.

Benar saja, saat petugas yang menyamar sebagai sopir travel, nyaris menjadi korban keganasan komplotan perampokan sadis tersebut. Beruntung petugas lain yang mengikuti travel tersebut langsung sigap. Satu pelaku bernama Basroni bin Sawi alias Abas (43), warga Desa Banton Kecamatan Suku Medang 3 Kabupaten OKU Timur berhasil dilumpuhkan di perkebunan karet warga yang berada di Kecamatan Beringin Kabupaten Muara Enim.

Abbas akhirnya tewas diterjang tiga peluru yang bersarang di punggungnya lantaran mencoba melukai petugas yang menyamar jadi sopir Travel. Pelaku Abbas diringkus Kamis malam (13/08/2015) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sementara satu pelaku lainnya bernama Suari bin Kagit (44), warga Desa Takana Kecamatan Muara Dua Kabupaten OKU Selatan juga terpaksa dilumpuhkan oleh petugas dengan timah panas. Pria yang memiliki penyakit cacat sejak lahir ini (Kakinya kecil sebelah) ini juga tergolong nekat terhadap korbannya.

Cacat pada kakinya justru dimanfaatkan sebagai modus untuk melakukan kejahatan. Suari termasuk salah satu otak dari pelaku perampokan. Ia memanfaatkan cacat tubuhnya agar para sopir tidak menaruh curiga terhadapnya sebagai perampok. Menurut pengakuannya, Ia sendiri adalah pelaku yang menghujamkan pisau ke tubuh korban Amron yakni sopir travel yang mayatnya ditemukan membusuk di kawasan Patih Galung Kota Prabumulih Juli 2015 silam.

Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIK MTCP melalui Wakapolres, Kompol FX Irwan Arianto SIk MH mengatakan, penangkapan kedua pelaku merupakan buah dari penyelidikan yang cukup panjang yang memakan waktu hampir 30 hari. Selama proses tersebut, tim buser melakukan penyamaran sebagai sopir travel.

"Petugas Polres Prabumulih dari Satuan Reskrim terpaksa harus melakukan penyamaran sebagai sopir travel untuk bisa mengungkap dan melakukan penangkapan para pelaku. Hingga tanggal 10 Agustus, kami berhasil memacing keluar tersangka yang ingin menyater mobil dari Baturaja menuju Palembang," ujarnya.

Setelah berhasil mengidentifikasi pelaku, petugas kemudian menggrebek kedua pelaku saat melakukan perjalanan dari Baturaja. "Kami langsung melakukan penangkapan. Saat itu pelaku Abbas berhasil lolos. Namun satu pelaku bernama Suari berhasil kami lumpuhkan dan ditangkap" ujarnya.

Tiga hari kemudian, petugas berhasil mendapatkan informasi bahwa pelaku Abbas berada di desa Beringin Kecamatan Beringin Kabupaten Muara Enim. Berhasil menemukan keberadaan pelaku, Petugas lantas melakukan pengejaran. Pelaku Abbas ditemukan sedang berada di kebun karet.

"Sewaktu melakukan penangkapan petugas kami mendapat perlawanan. Pelaku juga menembaki petugas dengan senjata api rakitan yang dipegangnya. Terpaksa, petugas kami mengambil tindakan tegas dan melakukan tembakan ke arah tersangka. Berhasil dilumpuhkan, Pelaku Abbas pun dilarikan ke RSUD Prabumulih. Sempat mendapatkan perawatan intensif oleh pihak Rumah Sakit sebelum akhirnya tewas" tegas Irwan.

Terhadap pelaku lainnya menurut Mantan Kasat Narkoba Polresta Palembang ini, saat ini pihaknya masih memburu pelaku lain berinisial D yang terlibat dalam kejadian perampokan dan pembunuhan atas korban Amron berikut Mobil Innova juga masih kami kejar keberadaannya, paparnya.

Sementara barang bukti yang berhasil disita dari kedua pelaku adalah 2 buah Hp yang diduga satu diantaran adalah milik korban Amron, satu buah sajam jenis pisau, tape serta jok mobil Kijang Innova yang dicuri keduanya. Dua unit mobil masing-masing merk Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia tanpa plat nomor yang diduga merupakan hasil kejahatan pelaku. Satu pucuk senjata api rakitan jenis pistol, dua butir amunisi kaliber 5,56 mm yang dipegang pelaku Abbas dan dua butir selongsong peluru.

Atas perbuatannya pelaku diancam pasal berlapis. Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 339 KUHP tentang pembunuhan disertai perampokan, Pasal 338 KUHP jo Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. "Ancaman hukumannya seumur hidup," tandasnya.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu