Home » » Ketua Yayasan : YPP Menjadi PTN Wacana Yang Tidak Mendasar

Ketua Yayasan : YPP Menjadi PTN Wacana Yang Tidak Mendasar

Written By Posmetro Prabu on 03/08/15 | 3.8.15

PRABUMULIH, PP - Aksi unjuk rasa mahasiswa yayasan pendidikan prabumulih (YPP) menuntut YPP dinegerikan kembali berlanjut. Setelah sebelumnya tuntutan mereka tidak mendapat tanggapan, kali ini mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut agar pihak yayasan segera menerima niat baik Pemerintah Kota yang berencana menegerikan YPP.

Pantauan Posmetroprabu.com, mahasiswa yang mengenakan seragam almamater berwarna biru itu menggelar long march Dari Kampus YPP ke simpang tugu Kuda Padat Karya serta mengusung beberapa spanduk dan poster yang berisi harapan mereka kepada pemkot Prabumulih terkait berbagai persoalan yang terjadi di kampus mereka saat ini.

Salah seorang Koordinator aksi Alfiansyah dalam orasinya mengatakan, YPP saat ini sudah harus dinegerikan menyusul persetujuan dari Pemerintah Kota dan juga DPRD. Menurutnya, yayasan selaku pengelola Kampus YPP sudah seharusnya mempunyai rencana atas respons baik dari pemerintah tersebut.

“Semuanya sudah setuju ypp dinegerikan, Pemkot sudah menyetujui, pihak legislatif juga sudah menyetujui, termasuk masyarakat jadi apalagi yang ditunggu, pihak yayasan seperti tidak memiliki itikad terhadap rencana bagus ini, makanya kita menuntut,” kata Alfiansyah.

Aksi ratusan mahasiswa ini juga diwarnai pembakaran atribut kampus. Meski demikian unjuk rasa yang ke sekian kali dilakukan itu tetap berjalan tertib dan aman. Puluhan petugas dari Polres Prabumulih tampak mengawal ketat jalannya aksi demo.

“Kami menuntut forum segera diadakan, paling lambat tanggal 31 Juli. Tapi nyatanya sampai sekarang, tidak ada realisasinya. Jadi sepertinya pihak yayasan dan pendiri kampus, sengaja mengantung-ngantungkan masalah kampus ini,” papar Alfiansyah.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang Mahasiswa Aries Prandiko yang mendapingi Alfiansyah berorasi. Menurutnya pihak mahasiswa menginginkan YPP menjadi universitas negeri setelah bertahun-tahun terpuruk dan terkesan hanya mengekploitasi mahasiswa untuk meraup keuntungan semata tanpa memerhatikan kepentingan kampus dan mahasiswa. YPP dinegrikan adalah harga mati, tegasnya.

Menanggapi Tuntutan Mahasiswa, Ketua YPP Prabumulih HM Dani Hasan SE didampingi Wakil Ketua Ir H Eddy Hermanto, mengaku mendukung penuh aksi para mahasiswanya tersebut. Selagi konteksnya untuk kebaikan bersama, dan tidak ditunggangi oleh kepentingan lain.

“Pihak yayasan akan berusaha menampung seluruh aspirasi mahasiswa, tetapi keputusan tetap ditangan Tuhan karena kita hanya menjalani dan berusaha melakukan yang terbaik dan membenahi untuk kemajuan kampus” ujar Dani Hasan.

Disinggung soal alihstatus kampus YPP dari swasta ke Negeri, menurutnya hal tersebut masih merupakan wacana yang tidak mendasar dan hanya dibesar-besarkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

“YPP jadi Negeri itu hal yang tidak masuk akal. Sebab berdasarkan Moratorium Kemendikbud yang dikeluarkan pada Juli 2013 lalu itu tidak bisa dilakukan, PTS dirubah menjadi PTN (perguruan tinggi negeri). Kecuali Pemerintah kota bermaksud membantu dalam pembiayaan kuliah atau beasiswa itu kita sangat mendukung. Untuk menjadi PTN itu sangat tidak masuk akal" pungkasnya.
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu