Home » » Jambret Dimassa Warga di Wonosari

Jambret Dimassa Warga di Wonosari

Written By Posmetro Prabu on 09/07/15 | 9.7.15

PRABUMULIH, PP - Menjelang Lebaran Idul Fitri 1436 H, tingkat kejahatan perampokan makin tinggi di Kota Prabumulih. Belum lama jambret dimassa di Gunung Ibul Prabumulih Timur Kota Prabumulih, kejadian serupa kini terulang lagi di Wonosari Prabumulih Utara Kota Prabumulih. 

Rusman (34) warga Jalan Segaran Dusun Gelumbang Kelurahan Gelumbang tampak babak belur dihajar massa di Wonosari. Pria pekerja serabutan ini tampaknya harus berlebaran Idul Fitri dibalik jeruji besi.

Pasalnya, pelaku melakukan penjambretan terhadap korban Israwati (41) Jalan Kenari, Kelurahan Wonosari, Prabumulih dan babak belur dihajar warga. 

Bahkan, ketika polisi melakukan pengembangan pelaku berusaha melarikan diri. Akibatnya, dua peluru bersarang dikaki kanan pelaku.

Selain mengamankan pelaku, polisi menyita sepeda motor Mio J warna merah tanpa nomor polisi.

Kejadian itu sendiri terjadi di Jalan Nangka, Kelurahan Wonosari, Prabumulih,   Kamis (9/7) sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal saat korban hendak pulang kerumahnya. Saat itu, tanpa disadari korban sudah dibuntuti pelaku. Ketika di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku langsung menarik kalung dileher korban. Melihat hal itu, korban berteriak minta tolong. Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri.

Naas yang dialami pelaku, motor pelaku menabrak sebuah sepeda motor. Melihat hal itu, warga sekitar langsung menghajar dan menghancurkan motor pelaku. Beruntung, saat itu melintas petugas kepolisian. Ketika dilakukan pengembangan, pelaku berusaha melarikan diri. Tak pelak, polisi langsung menembak dan dua peluru bersarang dikaki kanan pelaku.

Menurut pengakuan pelaku Rusman dirinya melakukan perbuatan itu dikarenakan lebaran tahun ini tidak mempunyai uang. 

"Baru kali ini aku melakukan penjambretan di Kota Prabumulih," ujar pelaku yang juga masuk daftar pencarian orang (DPO) di Polsek Talang Ubi, PALI dengan kasus yang sama.

AKBP Arief Adiharsa SIK MTCP melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Toni Arma SH membenarkan telah menangkap tersangka. 

"Tersangka memang sudah jadi DPO Polsek Talang Ubi. Dan pernah melakukan pembunuhan pada tahun 2002," jelas Kapolsek.

Menurut dia, karena perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 363 KHUP kasus pencurian. "Ya, pelaku dapat dengan ancaman hukuman 5 penjara," pungkasnya.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu