Home » » Ini Kronologi Pembunuhan di Taman Wonosari Prabumulih

Ini Kronologi Pembunuhan di Taman Wonosari Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 02/07/15 | 2.7.15

PRABUMULIH, PP - Hasil penelusuran posmetroprabu.com terkait kasus pembunuhan di Taman Wonosari Selasa malam kemarin (30/05/2015) lalu ternyata hanya masalah sepele atau lebih tepatnya karna tersinggung.

Kisahnya bermula saat pelaku AHH alias ND (16) yang kini sudah menyerahkan diri ke Polres Prabumulih dan telah ditetapkan sebagai tersangka ingin pulang ke rumahnya.

Tersangka sebelumnya sudah dalam keadaan mabuk sambil mengenderai sepeda motor dalam perjalan tepatnya di kawasan taman mengalami putus rantai. Ia pun turun dan menghentikan kenderaannya seraya mencoba memperbaiki rantai kenderaan yang putus tersebut.

Lantaran tidak memiliki alat untuk memperbaikinya, tersangka mencoba meminta bantuan terhadap orang-orang di sekitar taman dengan meminjam kunci Tang terhadap salah seorang pengunjung taman yang diakui tersangka kerap mangkal di sana. Namun sayangnya pemuda yang ditemuinya itu mengaku tidak memiliki tang dan menyarankan tersangka untuk menanyakannya ke orang-orang yang duduk di warung yang tidak jauh dari taman.

Di warung tersebut ia menemui korban yakni Dwi Kurniawan alias Iwan Vespa (34) Warga Dusun Prabumulih (depan gedung kesenian kota prabumulih). Namun lagi-lagi tersangka tidak berhasil menemukan bantuan. 

Tersangka yang dimintai keterangan kronologi di ruang pemeriksaan penyidik Polres Prabumulih mengungkapkan bahwa saat ia meminta Tang kepada korban, korban mengaku tidak punya dan membentak tersangka. 

"Dak katek!! nah la diomongke dak katek masih kau ni. Dak katek!! ngerti dak kau" ujar tersangka menirukan ucapan korban sebelum peristiwa penusukan itu terjadi.

Tersangka yang merasa tersinggung lantas pergi sejenak dan tak lama kemudian balik lagi dan langsung menghujamkan tusukan tbeberapa kali ke tubuh korban hingga akhirnya korban terkapar di tempat kejadian perkara. 

Setelah itu tersangka melarikan diri ke hutan dan tidur di hutan dengan membawa pisau berlumuran darah. Lalu keesokan harinya, tersangka pulang ke rumah pamannya. Kemudian tersangka yang sejak lama tinggal di rumah pamannya itu, mendapat nasehat dari istri pamannya, lalu ditemani kerabatnya yang juga polisi dibawa ke Mapolres Prabumulih untuk diserahkan.


Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu