Home » , » Belasan Paket Proyek Prabumulih Bermasalah

Belasan Paket Proyek Prabumulih Bermasalah

Written By Posmetro Prabu on 09/07/15 | 9.7.15

PRABUMULIH, PP - Dari ratusan proyek pembangunan di Kota Prabumulih ada belasan proyek yang diduga bermasalah. Hal itu setelah dilakukan pemeriksaan intensif dari jajaran Inspektorat Pemerintah kota Prabumulih.

Pemeriksaan dari Inspektorat lantaran telah direkomendasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum untuk dilakukan pemerikasan sebelum di serahterimakan ke Pemerintah dari pemborong.

Pemeriksaan sendiri dilakukan untuk memastikan pembangunan proyek sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB),  selain itu tidak menyalahi dan bukan merupakan proyek fiktif.

“Setelah ada permintaan pemeriksaan dari pengguna anggaran (Kepala Dinas PU-red) kita baru melakukan pemeriksaan kegiatan-kegiatan yang dinyatakan instansi itu selesai. Kita turun ke lapangan bersama tim PHO yang mengawasi dan menerima proyek, kita lihat kelengkapan surat dan RAB lalu tim inspektorat melakukan verifikasi pertama secara kuantitas proyek mencukupi atau tidak,” ungkap Inspektur Pemerintah kota Prabumulih, Yosef Manjam, kamis (9/7).

Menurut Yosef, pihaknya melakukan pemeriksaan menyangkut spesifikasi atau kuantitas proyek misal proyek jalan panjang 100 meter, lebar  meter cukup atau tidak, maupun kegiatan-kegiatan lainnya, sehingga apa yang diminta pemerintah Prabumulih sekecil mungkin adanya penyimpangan.

“Tugas kita memperkecil Markup, pengurangan volume, atau proyek fiktif. Namun sesuai pemeriksaan kita tidak ada yang fiktif,” katanya seraya mengatakan dari 10 proyek yang dilakukan pemeriksaan tidak mengalami permasalahan atau kuantitas terpenuhi.

Yosef menuturkan, meski kuantitas terpenuhi dari sebanyak 10 proyek yang diperiksa, namun kualitas masih dinyatakan kurang sehingga pihaknya merekomendasikan ke Dinas Pekerjaan Umum untuk dilakukan perbaikan. “Kualitas mungkin teknis, kita rekomendasikan ke dinas PU untuk dilakukan perbaikan. Guna kita lakukan sebagai pengontrol,” katanya.

Disinggung mengenai Jalan Marta Bakti yang dikeluhkan warga dan diduga asal-asalan, Yosef mengatakan untuk proyek itu pihaknya belum turun ke lapangan melakukan pemeriksaan disebabkan belum adanya permintaan dari instansi terkait.

“Kalau PU meminta maka kita akan lakukan pemeriksaan, sementara untuk dilakukan pemeriksaan proyek harus memenuhi syarat-syarat adanya berita acara PHO dan FHO jika sudah ada maka akan diregistrasi berdasarkan nomor masuk dan jika data lengkap maka akan dilakukan pemeriksaan dan selanjutnya ada rekomendasi dari PU dilakukan verifikasi,” bebernya.

Yosef menuturkan, setelah nantinya mereka menemukan adanya permainan di lapangan, pihaknya akan melakukan rekomendasi ke pengguna anggaran dalam hal itu Dinas Pekerjaan umum dan untuk sanksi menjadi tanggungjawab instansi itu.

“Kita lakukan ini untuk menghindari fiktif, hasil temuan kita rekomendasikan ke PU nanti untuk tindaklanjutnya menjadi tanggungjawab PU apakah akan diberikan sanksi atau tidak. Kita lakukan pemeriksaan ini sesuai aturan dan permintaan walikota,” pungkasnya.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu