Home » , » 4 Tersangka Korupsi APBD Prabumulih Jalani Pemeriksaan

4 Tersangka Korupsi APBD Prabumulih Jalani Pemeriksaan

Written By Posmetro Prabu on 23/07/15 | 23.7.15

PRABUMULIH, PP - Untuk pemeriksaan lanjutan kasus tindak pidana korupsi APBD Kota Prabumulih tahun 2007-2011, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali melakukan pemanggilan empat tersangka pejabat aktif dan mantan pejabat Pemkot Prabumulih untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lanjutan kasus yang telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp 19 Miliar APBD Kota Prabumulih.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel DR. T. Suhaimi SH, MH yang dikonfirmasi melalui Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel Sudarwidadi SH, MH kemarin Rabu (22/07/2015) mengungkapkan, Jaksa penyidik kembali melakukan pemeriksaan terhadap emapt tersangka kasus dugaan korupsi APBD Kota Prabumulih 2007-2011.

Ke empat tersangka yang telah menjalani pemeriksaan tersebut lanjutnya adalah, Ferdiansyah, Muslimin, Abdul Latif, dan Ahmad Sobri. Ke empatnya diperiksa sebagai tersangka untuk dimintai keterangan guna melengkapi berkas perkara dalam kasus Korupsi APBD dana Kas Daerah Sekretariat Kota Prabumulih.

"Satu dari empat tersangka yakni Nila Utama mantan sekretaris Daerah Kota Prabumulih saat itu tidak menghadiri panggilan dengan alasan sakit. Namun demikian dalam waktu dekat ini kita kembali akan mengagendakan pemeriksaan ulang terhadapnya" tegas Sudarwidadi.

Ditempat terpisah, Kasi Penyidikan Kejati Sumsel Bobby Sandri SH yang ditemui wartawan seputar penyidikan yang dilakukan mengatakan bahwa pemeriksaan keempat tersangka dilakukan secara bersamaan. Pemeriksaan dilakukan sejak pukul 10.00 wib hingga pukul 14.00 wib.

"Pemeriksaan dilakukan secara bersamaan selama empat jama dan sebelas pertanyaan kita ajukan kepada para tersangka. Dan hingga saat ini belum ada tambahan tersangka lain. Meskipun demikian penyidikan masih terus kita lakukan untuk mengusut tuntas kasus ini secepat mungkin" ujarnya.

Sementara untuk barang bukti yang bisa dikumpulkan, Bobby mengungkapkan adalah baranag bukti berupa dokumen pertanggungjawaban keuangan Kas Setda Kota Prabumulih APBD 2007-2011. 

Para tersangka terbukti menggunakan dana APBD yang berada di kas Daerah tidak sesuai dengan peruntukannya vhingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 19 Miliar.

" Dari penyelidikan yang dilakukan, ditemukan ketidaksesuaian penggunaan anggaran sejak Tahun 2007-2011. Dari penghitungan penyidik, diduga kerugian negara mencapai Rp 19 Miliar. Bahkan kita menduga ada aliran dana dari APBD diperuntukkan untuk kepentingan pribadi para tersangka dan hingga saat ini dana tersebut diperuntukkan untuk apa kita masih selidiki" tandasnya.







Suara Nusantara




Share this article :

+ komentar + 10 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu