Home » » Sopir Angkutan Sawit Dilempari Bom Molotov di Lubai

Sopir Angkutan Sawit Dilempari Bom Molotov di Lubai

Written By Posmetro Prabu on 27/06/15 | 27.6.15

PRABUMULIH, PP - Tragis nasib Ardiansyah (31) warga Desa Terentang Banyuasin diserang sekelompok warga di jalan perkebunan kelapa sawit PT OKI Tania Pratama di desa Gunung Raja Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim. Mobil yang dikenderai Ardiansyah dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK) dan seketika itu juga truk yang dikemudikannya mengalami kebakaran.

Belum diketahui pasti motif pelemparan bom molotov yang diduga dilakukan oleh kelompok masyarakat itu. Namun besar dugaan peristiwa yang nyaris memakan korban ini disinyalir berkaitan dengan pungutan liar (Pungli) oleh kelompok masyarakat sekitar terhadap angkutan yang melintas dijalan desa tersebut.

Menurut pemilik armada angkutan truk, Taufik mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut tadi malam (27/05/2015) sekitar pukul 01.30 WIB. "Saya dapat telpon dari sopir saya, rekan kerja Ardiansyah yang beriringan. Bahwa korban ini mobilnya dilempari bom molotov dan menderita luka bakar," ujarnya.

Taufik menuturkan hingga kini baik Ardiansyah maupun dirinya belum mengetahui persis pelaku pelemparan bom molotov tersebut. "Tadi saya sudah tanya ke korban dia juga tidak tahu. Sementara rekan-rekannya juga tidak bisa melihat jelas wajah pelaku karena lebih fokus menyelamatkan korban," terangnya.

Namun, Taufik menduga kejadian pelemparan tersebut berkaitan dengan aksi pungli sekelompok masyarakat yang sering memintai uang para sopir di jalan perkebunan.

"Beberapa minggu ini memang sopir sering mengeluhkan adanya pungli di jalan perkebunan. Bahkan, satu mobil dipaksa menyerahkan uang sebesar Rp 60 ribu sekali jalan," tuturnya seraya mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubai.

Pernyataan Taufik juga dikuatkan oleh Camat Lubai, Ediyansyah yang mengaku bahwa tiga hari lalu dirinya dihubungi oleh manajemen PT OKI Tania Pratama terkait pungli oleh sekelompok warga yang dilakukan di jalan keluar perkebunan.

"Kami dimintai perusahaan untuk menengahi masalah pungli yang dilakukan oleh warga. Namun, saat itu perusahaan menghubungi via telepon. Dan saya meminta perusahaan untuk mengajukan surat resmi," ungkapnya.

Terkait kejadian pelemparan bom molotov oleh warga, Ediyansyah mengaku sudah mendapat laporan tersebut dari warga. 

Sementara itu, Kapolres Muara Enim, AKBP Nuryanto SIk melalui Kapolsek Lubai, AKP Jauhari didampingi Kanitreskrim Polsek Lubai, Ipda Roni Hermawan SH ketika dibincangi mengaku telah mendapat laporan dari pemilik mobil terkait penyerangan bom molotov terhadap truk angkutan sawit. "Kami juga sudah mendatangi TKP dan mengumpulkan data serta keterangan warga sekitar. Mengenai kronologis kejadian, langsung saja ke Kapolsek," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban yang sebelumnya sempat mendapat perwatan di RSUD Kota Prabumulih kembali di larikan ke RSUD Siti Khodijah Palembang. Korban tampak mengalami luka bakar serius disekujur tubuhnya. 
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu