Home » » Robek Selaput Perawan Pacar, Warga Pasar II ini Diancam Pasal Bederup

Robek Selaput Perawan Pacar, Warga Pasar II ini Diancam Pasal Bederup

Written By Posmetro Prabu on 20/05/15 | 20.5.15

PRABUMULIH, PP - Apes nasib Muhammad Ridwan (24), warga Gang Serasan No. 875 RT 02 RW 04 Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara. Akibat perlakuan main paksa untuk berbuat mesum dengan pacarnya bernama AP 15 tahun, ia harus mendekam dibalik jeruji besi. Pria pengangguran inipun tampak tertunduk lesu di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Kota Prabumulih saat dihadirkan Majelis Hakim dalam sidang tertutup perkara kasus asusila dibawah umur siang tadi Rabu (20/05/2015).

Dalam persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan yang diketuai Umi Kusuma Putri SH ini tampak Jaksa penuntut umum (JPU) M Faisal Taher SH membacakan dakwaannya. Faisal mengatakan, kejadian bermula Minggu (24/12/2014) silam, pukul 12.15 WIB, dirumah korban AP di Jalan Krisna RT 18 RW 07, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara.

Saat itu AP sedang sendirian dirumah sementara ayah dan ibunya pergi kondangan. Mengetahui kondisi rumah aman dari pengawasan orangtua Ap, terdakwa langsung memaksa korban yang masih dibawah umur itu untuk berhubungan layaknya suami istri dengan cara memasuki kamar AP tanpa izin.

Hingga peristiwa itu kembali terjadi Senin (19/12/2014) pukul 13.00 WIB, terdakwa mengajak korban kerumah Esti ( saksi) yakni teman terdakwa untuk kembali melakukan mesum. Namun saksi mengaku saat terdakwa melakukan perbuatan mesum, saksi sedang berada di teras.

Kasus ini pun baru terungkap setelah orang tua korban mengintrogasi terdakwa saat pulang mengantarkan korban, pukul 18.00 WIB, dan menanyakan perbuatan apa yang sudah dilakukan terdakwa kepada anaknya, namun terdakwa bersumpah tidak melakukan sesuatu kepada AP.

Curiga ada yang tidak beres dengan anaknya, orangtua korban akhirnya melaporkan tindakan asusila tersebut ke pihak kepolisian dan melakukan visum di RS AR Bunda, sehingga terdakwa ditangkap dan diadili.

JPU Faisal Taher dalam dakwaannya mengatakan bahwa terdakwa dijerat dengan UU tentang perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Selain itu terdakwa juga dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2014 Junto Pasal 64 ayat 1 KUHPidana, dan pada dakwaan kedua dengan Pasal 82 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 Junto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu