Home » » Kawanan Spesialis Jambret Prabumulih Berhasil Dibekuk Polisi

Kawanan Spesialis Jambret Prabumulih Berhasil Dibekuk Polisi

Written By Posmetro Prabu on 06/05/15 | 6.5.15

PRABUMULIH, PP - Satuan reserse Kriminal (Satrekrim) Polres Prabumulih berhasil meringkus tiga dari empat orang pelaku penjambretan yang meresahkan warga Kota Prabumulih belakangan ini. Ketiganya adalah, Aldi Raka Siwi (19) warga Jalan M Husin No 33 Kelurahan Pasar I dan Riki Novriadi (18) warga Jalan Sekundang Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara serta Riski Pandani (14) warga Jalan Baturaja-Prabumulih Km 12 Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah.

Menurut Kapolres Prabumulih AKBP Arief Adiharsa melalui Kasatreskrim, AKP Bagus Adi Suranto SIK didampingi Kanitres, Aiptu Haryoni siang tadi Rabu (6/5) kepada wartawan mengungkapkan, ketiga tersangka ditangkap di tempat yang berbeda . Riki Novriadi diringkus sekitar pukul 21.30 di halaman parkir karaoke Raiga tepatnya di Jalan Bukit Lebar Kelurahan Karangraja, lalu Aldi Raka Siwi alias Raka diringkus di depan Stasiun KA ketika tengah nongkrong sekitar pukul 23.00. Kemudian Riski diringkus di rumahnya ketika tengah terlelap tidur, sekitar pukul 03.30. Sementara satu pelaku lainnya berinisial JU berhasil melarikan diri.

Ketiganya saat ini masih mendekam di sel tahanan sementara Mapolres Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan ketiganya bermula dari diringkusnya Riki Novriadi saat hendak beraksi di depan cafe Rayga.

"Petugas kami saat itu sedang melakukan patroli dan melihat RK dan JU membuat gerak-gerik mencurigakan. Begitu petugas mendekati, keduanya langsung mau kabur," ujar Kasat Reskrim

Mendapati hal tersebut, Haryoni mengungkapkan pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap keduanya. Namun, JU berhasil melarikan diri. Sementara Riki, dapat diringkus.

Dari pengakuan Riki, petugas berhasil mengantongi identitas sejumlah pemuda yang menjadi komplotannya. Satu per satu, dua orang kelompok tersebut berhasil diciduk. "Dua orang kami ringkus di tempat berbeda," ucapnya seraya mengatakan para pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Di hadapan petugas, Riki mengakui seluruh perbuatannya. Dirinya pun mengaku sudah tiga kali keluar masuk penjara dengan kasus bongkar toko, mencuri bebek dan berkelahi. Ia sendiri baru saja keluar penjara pada bulan Februari 2015.

"Karena tidak ada pekerjaan, saya mengajak teman untuk mencuri motor. Di tempat pertama, kami berhasil membawa motor Yamaha Jupiter MX dan motor Suzuki FU. Motornya masih belum laku dan masih dibawa teman yang memang bertugas untuk menjual motor itu" ungkap Riki.

Sementara, Riski dan Raka ketika dimintai keterangan mengaku, melakukan pencurian karena terpengaruh ajakan Riki dan JU. "Kami berteman belum lama, ikut mencuri karena diajak Riki dan JU. Awalnya takut tapi terus-terusan diajak menjadi terbiasa," pungkasnya. (pp/tyo)


BERITA TERKAIT

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu