Home » » Bocah 2 Tahun di Gelumbang Disunat Jin

Bocah 2 Tahun di Gelumbang Disunat Jin

Written By Posmetro Prabu on 02/05/15 | 2.5.15

GELUMBANG, PP - Fenomena gaib dialami oleh seorang bocah bernama Ruben (2), anak dari pasangan suami istri (pasutri) Sarwan (23) dan Lena (21), warga Kelurahan Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim.

Tanpa disadari, alat kelamin Ruben sudah dalam posisi dikhitan. Kejadian tersebut dialami Ruben pada Rabu lalu (29/4), sekitar pukul 05.00 WIB.

Ayah Ruben, Sarwan menuturkan dirinya tidak mengetahui penyebab perubahan fisik yang dialami anak keduanya tersebut. 

"Malam kejadian, Ruben terus menangis sambil memegangi alat kelaminnya. Saya kira Ruben digigit oleh serangga atau binatang lainnya. Begitu kami buka celananya, alat kelamin Ruben sudah seperti dalam kondisi disunat," ungkap Sarwan saat disambangi di kediamannya kemarin (2/5).

Masih kata Sarwan, dirinya langsung mendatangi sejumlah tokoh agama dan masyarakat terkait kejadian tersebut. 

"Banyak yang bilang kalau anak saya itu disunat oleh jin. Tapi, saya juga tidak tahu, apa memang begitu atau tidak," tuturnya.

Sarwan sendiri mengaku tidak ada niat atau rencana dirinya untuk mengkhitan Ruben, mengingat umur Ruben yang masih kecil serta kondisi perekonomian keluarga yang kurang baik. 

"Kalau sudah begini saya cukup bersyukur. Mungkin Senin nanti akan saya periksakan ke Puskesmas untuk memastikan dampaknya terhadap kesehatan anak saya," terangnya.

Lebih jauh pria yang berprofesi sebagai buruh tani harian ini menjelaskan kondisi kelamin anaknya saat ini mengalami pembengkakan. 

"Ruben ini anaknya aktif. Mungkin gara-gara sering lari ke sana sini kelaminnya jadi bengkak. Padahal sewaktu kejadian sangat rapi," ujarnya.

Sementara itu, ibu Ruben, Lena yang masih terbaring lemah akibat penyakit paru-paru yang dideritanya mengatakan tidak ada kejadian ataupun firasat khusus waktu malam kejadian. 

"Tapi malam itu memang hujan turun dengan lebatnya. Bapaknya kan lagi di kebun. Saya dengan adik saya saja di rumah. Malam itu, ada yang mengetuk pintu. Namun, ketika dibuka tidak ada orang," tuturnya.

Terkait kejadian yang menimpa anaknya tersebut, Lena mengaku hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat banyak. Apalagi untuk melakukan hajatan khitan yang biasa dilakukan orang banyak.

"Kondisi saya sudah 6 bulan ini lemah. Bagaimana mau hajatan, untuk biaya berobat saja keluarga kami masih kesulitan," pungkasnya. (pp/tyo)
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu