Home » , » Tunggakan Pajak Kenderaan Kota Prabumulih Tiap Tahun Terus Meningkat

Tunggakan Pajak Kenderaan Kota Prabumulih Tiap Tahun Terus Meningkat

Written By Posmetro Prabu on 23/04/15 | 23.4.15

PRABUMULIH, PP - Jumlah tunggakan wajib pajak kota Prabumulih dari tahun ke tahun cenderung mengalami peningkatan.

Data dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Samsat kota Prabumulih mencatat pada tahun 2012 sebanyak 11.627 wajib pajak menunggak pajak dengan total nilai sebesar Rp 3.634.220.000. Jumlah ini meningkat pada tahun berikutnya sebanyak 13.407 wajib pajak dengan total nilai sebesar Rp 5.064.189.175. Kemudian pada tahun 2014 jumlahnya kembali meningkat sebanyak 15.424 wajib pajak dengan total nilai tunggakan sebanyak Rp 5.704.259.850.

Kepala UPTD Samsat, H Nazaruddin SH melalui Kasi Pendataan dan Penagihan, Sunaryo mengatakan, tingginya tunggakan pajak tersebut disebabkan banyak faktor. Penyebab paling utama adalah menurunnya perekonomian masyarakat akibat anjloknya harga komoditas karet yang menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat.

"Karena pendapatannya terbatas, masyarakat lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan yang lebih mendesak," ungkap Sunaryo ketika dibincangi di ruang kerjanya kemarin (22/4).

Kondisi tersebut, sambung Sunaryo cukup menyulitkan pihaknya untuk mencapai target penerimaan pajak, retribusi daerah dan hibah dealer pada tahun ini yang mencapai Rp 61.401.951.800.

"Meski begitu kami cukup optimis dalam pencapaian target tahun ini. Hingga triwulan pertama tahun ini kami berhasil mengumpulkan sebanyak Rp 12.973.264.325 atau sekitar 21,11 persen dari total target yang ditetapkan," ucapnya.

Masih kata Sunaryo, pihaknya telah melakukan langkah-langkah pendekatan kepada masyarakat agar segera melakukan pembayaran pajak tepat pada waktunya. "Himbauan lewat spanduk kemudian surat ke Camat dengan tembusan ke Lurah dan Kepala Desa serta berbagai himbauan lainnya. Selain itu, kami juga melakukan penagihan secara door to door ke seluruh wajib pajak mobil," terangnya seraya menambahkan pihaknya juga bersama instansi terkait gencar melakukan razia kendaraan bermotor.

Sunaryo juga menjelaskan pihaknya juga memberikan beberapa kebijakan keringanan bagi para wajib pajak yang melakukan tunggakan berupa pemutihan serta doleansi atau pengurangan jumlah denda.

Namun, untuk kebijakan pemutihan saat ini pembahasannya masih dibahas di tingkatan pemerintah provinsi serta DPRD. "Kalau doleansi, kami khususkan kepada wajib pajak yang kendaraannya mati pajak diatas 3 tahun. Itupun harus ada pengajuan atau permohonan terlebih dahulu dari wajib pajak bersangkutan," jelasnya.

Dijelaskan Sunaryo, keaktifan masyarakat dalam melakukan pelunasan sangat mendukung pembangunan yang tengah dilakukan oleh pemerintah setempat. "Seperti yang kita ketahui, bagi hasil pajak ini 30 persennya dikembalikan lagi ke kabupaten/kota masing-masing yang pada akhirnya akan digunakan untuk pembangunan," pungkasnya. (pp/tyo)
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu