Home » » Ridho Yahya Juga Tak Setuju Batu Akik dikenai Pajak

Ridho Yahya Juga Tak Setuju Batu Akik dikenai Pajak

Written By Posmetro Prabu on 01/04/15 | 1.4.15

PRABUMULIH, PP - Pemerintah Kota Prabumulih menyatakan belum akan melakukan penerapan pajak batu akik, selain karena Prabumulih bukanlah daerah Penghasil batu akik, adanya pajak tersebut dinilai belum tepat waktunya karena pastinya akan membebani masyarakat, Hal itu diungkapkan oleh Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, kepada koran ini, (30/3).

Menurutnya penerapan pajak batu akik justru tidak baik diterapkan dengan kondisi ekonomi yang masih suit seperti ini terutama saat dunia usaha lesu akibat tidak stabilnya harga yang merupakan dampak dari turun naiknya bahan bakar minyak (BBM), "Perekonomian masih sulit, disaat ada harapan masyarakat untuk bangkit dengan perkembangan bomingnya batu akik, justru pemerintah pusat mau mengambil untung dengan menerapkan pajak dari jual beli batu akik, "Ungkapnya.

Ridho mengatakan penerapan pajak batu akik belum tepat waktunya, kecuali nanti bila perkembangan batu akik ini semakin maju usahanya dan saat itu ekonomi kita stabil barulah bisa diterapkan, "Tentu saja itu belum boleh dilakukan, karena waktunya belum tepat, perekonomian masih lesu, nanti kalau perkembangan batu akik mulai mengalami kemajuan mungkin baru bisa diterapkan, kalau sekarang justru akan menjadi beban dar masyarakat, biarlah mereka maju dahulu,"Terangnya.

Selain itu Dia mengatakan Prabumulih ini bukanlah daerah penghasil batu akik, hanya sebatas daerah penggemar dan juga pemasarannya masih belum signifikan, "Prabumulih kan bukan daerah produksi batu akik, baru sebatas daerah pemasaran yang masih terbatas, beda dengan Pagaralam atau Bengkulu, daerah itu memang penghasil batu akik, kegiatan home industri batu akiknya sudah banyak, wajarlah kalau diterapkan pajak di daerah itu,"Ujar orang nomor satu di kota Prabumulih ini.

Senada yang diucapkan oleh Walikota, maka Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH juga kompak menyampaikan bahwa Prabumulih belum akan menerapkan pajak batu akik dan lebih memilih untuk gali potensi lainnya kalau mau ditarik retribusinya, "Prabumulih belum cocok diterapkan pajak batu akik, karena kita masih terbatas dalam hal pemasarannya, masih banyak potensi lainnya yang pantas diterapkan dalam penarikan pajak,"Tandasnya.

Politisi PDIP Prabumulih ini malah menyatakan bahwa saat ini baru sebatas akan mencarikan tempat untuk para penjual batu akik,"Kita baru ingin menata para penjual batu akik, dengan mencari tempat untuk sentra batu akik, agar para penjual sekarang jangan berjualan di emper-emperen jalan, yang kurang aman dan nyaman, kita masih instruksikan dinas Koperindag untuk mencarikan tempatnya yang strategis,"Pungkasnya.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu