Home » , » Mobil Batubara Dibakar OTD di Prabumulih

Mobil Batubara Dibakar OTD di Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 24/04/15 | 24.4.15

PRABUMULIH, PP - Dua unit truk batubara yang tengah terparkir di pinggir Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur dini hari kemarin (24/4) sekitar pukul 03.30 WIB menjadi korban aksi pembakaran oleh orang tak dikenal.

Kedua truk yang dimaksud masing-masing mobil truk merk Toyota Dyna warna merah bernomor polisi BE 9706 QB yang dikemudikan Sutrisno (43), warga Dusun 12 Kauman Kelurahan Mataram Kelurahan Mataram Ilir Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung.

Kemudian truk Toyota Dyna warna hijau bernomor polisi BM 8912 RO yang dikemudikan Dedi Irawan (27), warga Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.

Beruntung, tidak sampai ada korban jiwa dalam aksi pembakaran tersebut. Hingga kini baik pelaku maupunu motif pembakaran masih diselidiki oleh aparat kepolisian.

Sopir truk merk Toyota Dyna warna merah bernomor polisi BE 9706 QB, Sutrisno menceritakan kejadian tersebut berawal saat dirinya sedang memperbaiki mobil yang dikemudikannya karena menderita patah baut pada bagian ban sebelah kiri. Karena kelelahan setelah memperbaiki mobil, dirinya kemudian memutuskan untuk beristirahat di dalam mobil.

"Sekitar jam 12 malam, mobil saya patah baut ban. Makanya saya berhenti dan perbaiki dulu kemudian saya tidur di dalam mobil. Lalu sekitar jam 03.30 WIB pintu mobil digedor oleh orang tak dikenal," ungkap Sutrisno saat diwawancarai di lokasi pembakaran.

Sutrisno pun lalu membuka kaca mobil dan melihat dua orang sudah berada di depan mobil. Satu orang menunggu di atas motor, satunya lagi adalah orang yang menggedor pintu mobilnya.

"Orang itu lalu membentak saya untuk turun dari mobil. Begitu saya menepi ke depan mobil, tiba-tiba orang yang menyuruh saya turun langsung membakar bodi mobil saya. Setelah terbakar, orang itu melemparkan cairan berbungkus plastik ke dalam mobil," terangnya.

Api pun langsung membesar. Kedua pelaku lalu kabur menggunakan sepeda motor skuter.

"Saya gak bisa berbuat apa-apa lagi. Hanya bisa terduduk sambil mencoba minta tolong. Tapi gak ada yang menolong karena memang kondisinya sudah larut malam," katanya.

Selang 10 menit dari terbakarnya mobil, tiba-tiba Sunaryo mendengar bunyi letusan dari arah depan. Sunaryo pun melihat kobaran api juga muncul dari sebuah angkutan truk batubara yang terparkir sekitar 100 meter dari tempatnya parkir.

"Rupanya bukan mobil saya saja yang jadi sasaran. Ada mobil lainnya yang ada di depan mobil saya," ucap Sunaryo seraya mengatakan petugas dari Polsek Prabumulih Timur serta pemadam kebakaran langsung datang ke lokasi begitu mendapat laporan warga.

Sementara itu, pemilik truk, Ibrik yang melihat langsung kondisi kendaraannya di lokasi kejadian sangat menyayangkan kejadian yang menimpa sopirnya tersebut. "Begitu mendengar kabar, saya langsung ke sini," ujar warga kota Lahat tersebut sembari menuturkan atas kejadian itu pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta.

Ibrik mengeluhkan kinerja kelompok masyarakat yang bekerja sama dengan pihaknya agar angkutannya lancar melintas di wilayah Prabumulih. 

"Banyak titik-titik yang dikuasai preman dan meminta setoran dengan kami. Untuk biaya pengamanan itu saja sekali melintas kami dipungut biaya sebesar Rp 100 ribu. Tapi tetap saja kami jadi sasaran pengrusakan oleh warga," terangnya seraya meminta kelompok pengamanan untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Terpisah, Dedi Irawan (27) menyebutkan saat kejadian dirinya tengah terlelap tidur di rumah yang lokasinya tak jauh dari tempat truk terparkir. "Saya mendengar bunyi sirene mobil PBK. Begitu bangun dan merapat ke sumber suara, ternyata mobil saya yang sedang kebakaran," tuturnya.

Dedi mengaku tidak pernah bermasalah dengan kelompok pengamanan mana pun yang ada di kota Prabumulih. "Kalau ada yang minta (pungli,red) pasti saya kasih. Saya tidak tahu siapa dan kenapa truk saya ini dibakar," ungkapnya seraya mengatakan sudah mengabari atasannya terkait kejadian tersebut.

Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIk yang didampingi Kapolsek Prabumulih Timur, Iptu Sugeng Pranoto mengatakan kejadian ini akan menjadi perhatian serius jajarannya. "Pelaku sudah benar-benar mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat. Kami akan dalami kasus ini," pungkasnya. (pp/tyo)


Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu