Home » » Meski Gratis, Lapak Pasar Gunung Ibul Sepi Peminat

Meski Gratis, Lapak Pasar Gunung Ibul Sepi Peminat

Written By Posmetro Prabu on 06/04/15 | 6.4.15

GUNUNG IBUL, PP - Puluhan lapak pedagang kaki lima di gedung Pasar Tradisional Kelurahan Gunung Ibul meskipun disediakan secara gratis untuk ditempati, namun sejak diresmikan hingga sampai saat ini tidak laku atau tidak ditempati oleh para pedagang dikarenakan sepinya pengunjung Pasar Tradisional.

Salah seorang pedagang sayur mayur di sekitar Gedung Pasar Tradisional mengaku bernama Yanti (47) mengatakan, ketika pertama kali diresmikan beberapa lapak pedagang dalam gedung Pasar Tradisional sebelumnya memang ditempati akan tetapi lama kelamaan karena sepinya pengunjung akhirnya ditinggalkan.

“Menurut informasi yang saya terima, beberapa pedagang yang menempati lapak Pasar Tradisional terpaksa meninggalkan lapaknya karena sepinya pembeli yang datang ke Pasar Tradisional mengingat harga jual para pedagang tidak berbeda dengan harga jual di warung-warung sekitar pemukiman penduduk,” katanya.

Yanti melanjutkan, oleh karena perbandingan harga jual yang tidak terlalu jauh antara harga jual rempah-rempah dan atau sayur mayur di warung-warung sekitar pemukiman penduduk dengan harga jual di lapak-lapak pedagang Pasar Tradisional maka para pembeli enggan sengaja datang ke Pasar Tradisional untuk membeli kebutuhan rumah tangga.


“Pasar Tradisional ketika diresmikan memang pada dasarnya diperuntukkan sebagai pasar pagi yang menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga, akan tetapi pada kenyataannya para pembeli enggan berbelanja ke Pasar Tradisional karena dianggap terlalu jauh dengan lingkungan perumahan penduduk,” lanjutnya.

Lurah Gunung Ibul, Sudirman SIP melalui Sekretarisnya Djusty D Very Amd saat dikonfirmasi membenarkan banyaknya lapak-lapak para pedagang di gedung Pasar Tradisional yang belum ditempati pedagang, dirinya pun mengaku tidak tahu penyebab para pedagang tersebut meninggalkan lapak dagangannya.

“Padahal, lapak-lapak di Gedung Pasar Tradisional tersebut disediakan secara gratis kepada para pedagang berdasarkan pendataan sebelumnya untuk menempati lapak-lapak tersebut selama 1 tahun ke depan, namun mungkin karena berbagai factor yang mempengaruhinya beberapa pedagang meninggalkan lapak dagangannya,” pungkasnya. (nov)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu