Home » » Mahasiswa Prabumulih Ini Nekad Jual Ganja Demi Beli Laptop

Mahasiswa Prabumulih Ini Nekad Jual Ganja Demi Beli Laptop

Written By Posmetro Prabu on 14/04/15 | 14.4.15

PRABUMULIH, PP - Hanya gara-gara butuh uang untuk membeli laptop dan menservis motor, seorang mahasiswa semester 2 jurusan Teknik Pertambangan di salah satu perguruan tinggi swasta di kota Prabumulih ini nekad menjadi bandar narkoba.

Mahasiswa yang dimaksud yakni Adjun Sadikin alias Keken (19), warga Jalan Angkatan 45 RT 03 RW 09, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur.

Dirinya diringkus anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Prabumulih Selasa (14/4), sekitar pukul 14.00 WIB. Dari tangannya, petugas berhasil mendapatkan barang bukti berupa 126 paket kecil ganja yang ditemukan di kotak sepatu,lemari pakaian, serta kantong celananya. Kemudian satu paket besar ganja seberat kurang lebih 1 kilogram yang disimpan dalam tas laptop, serta uang hasil penjualan ganja tersebut sekitar Rp 976 ribu dari dompet tersangka.

Guna kepentingan penyelidikan, pelaku beserta barang bukti langsung diamankan petugas ke kantor BNN kota Prabumulih.

Informasi yang dihimpun, terungkapnya kasus tersebut berawal dari pengakuan sejumlah pengguna narkoba yang tengah menjalani program rehabilitasi pihak BNN mengenai tempat mereka membeli narkoba.

Dari situ, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya, penyelidikan menjurus ke tersangka Adjun. Petugas lalu mengerahkan personil untuk melakukan penggrebekan di kediaman tersangka.

Ketika dilakukan penggrebekan, tersangka sedang bersama rekannya, Udin, di dalam kamar. Sontak keduanya pun terkejut dengan kehadiran petugas. Mereka pun hanya bisa pasrah ketika petugas mengobrak-abrik kamar tersangka dan menemukan sejumlah ganja di beberapa bagian kamar.

"Ganja itu saya dapat dari teman saya AR (inisial,red). Saya jual ganja sudah tiga bulan ini. Kepepet karena mau beli laptop dan beneri motor," aku tersangka Adjun.

Sementara itu, Kepala BNN kota Prabumulih, AKBP Edy Nugroho SE membenarkan penangkapan tersangka. Saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka. Atas perbuatan pelaku, Edy menegaskan pelaku bakal dikenakan Pasal 114 Junto 111 UU ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan psikotropika. "Ancaman hukumannya 12 tahun penjara," pungkasnya seraya mengatakan pelaku bakal dibawa ke BNN Provinsi untuk penyelidikan lebih lanjut. (TYO)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu