Home » » Ini 4 Nama Pejabat Esselon II Prabumulih Yang Pensiun Tahun ini

Ini 4 Nama Pejabat Esselon II Prabumulih Yang Pensiun Tahun ini

Written By Posmetro Prabu on 30/04/15 | 30.4.15

PRABUMULIH, PP - Sepertinya Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM dalam waktu dekat harus memikirkan pergantian pejabat eselon dua yang menempati beberapa posisi di pemerintahannya.

Pasalnya, sebanyak 4 orang pejabat eselon dua tahun ini telah memasuki masa pensiun. Keempat pejabat yang dimaksud antara lain Staf Ahli Bidang Hukum,Marwiyah SH MH, Kepala Dinas Kesehatan, dr Iwan Hasibuan, Asisten Dua Wali Kota, Drs Kosim Cik Ming, serta Staf Ahli Bidang, dr Ali Indra.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kota Prabumulih, Drs H M Ali mengatakan dari 33 orang pejabat eselon 2 yang berdinas di Pemkot Prabumulih, empat orang diantaranya telah memasuki masa pensiun. 

"Mereka sudah masuk usia pensiun. Bahkan ada yang telah diperpanjang karena masih diberdayakan. Mungkin sekitar pertengahan tahun ini, keempatnya sudah mulai pensiun," ujar Ali ketika dibincangi di ruang kerjanya kemarin (29/4).

Ali menuturkan mengenai masalah pergantian, sepenuhnya merupakan hak prerogatif dari Wali Kota Prabumulih. Namun, pihaknya menjamin bahwa bakal banyak pejabat baik dari eselon 2 maupun eselon 3 yang sudah memenuhi syarat eselon 2, yang siap menduduki jabatan tersebut.

"Kalau proses regenerasi terus kami lakukan. Sehingga tidak perlu kebingungan dalam memilih pejabat yang akan menduduki posisi," terangnya.

Masih kata Ali, jumlah pejabat eselon 3 saat ini mencapai 121 orang. Sementara yang memenuhi syarat baik administrasi serta kepegawaian seperti golongan 4a, menduduki jabatan eselon 3 minimal di dua tempat yang berbeda, jumlahnya sekitar 30 persen dari total jumlah pejabat. 

"Nah, tinggal lagi yang memenuhi kriteria atau standar kompetensi dari Wali Kota yang masih harus dinilai lagi oleh pak Wali sendiri," ungkapnya.

Terkait dikeluarkannya Permenpan dan RB No 13 Tahun 2014 tentang pengangkatan jabatan pimpinan tinggi sebagai tindak lanjut UU no 5 tahun 2014 dimana tata cara pemilihan pejabat tinggi harus melalui mekanisme lelang, Ali mengaku telah mendapatkan informasi tersebut.

"Kami masih akan berkoordinasi dengan Wali Kota terlebih dahulu. Apakah ke depan proses pemilihan pejabat akan menggunakan sistem ini atau tidak. Kalau tidak salah, Muara Enim yang sudah pakai," pungkasnya. (pp/tyo)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu