Home » » Ditangkap Bawa Sabu, Dedi Kembali Menghuni Hotel Prodeo

Ditangkap Bawa Sabu, Dedi Kembali Menghuni Hotel Prodeo

Written By Posmetro Prabu on 14/04/15 | 14.4.15

PRABUMULIH, PP - Sepertinya Dedi amin bin Ansyori (30), warga Jalan Betung Desa Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim harus kembali merasakan dinginnya jeruji besi sel tahanan.

Residivis yang pernah dipenjara selama 19 tahun akibat kasus pembunuhan serta 11 bulan gara-gara ulahnya menjual narkoba, kembali terancam masuk bui karena kedapatan polisi membawa narkoba jenis sabu seberat 5,0 gram seharga Rp. 6 juta serta 1 butir extasi warna crem logo laba-laba seharga Rp 250 ribu.

Pria pengangguran tersebut diringkus saat dini hari kemarin (14/4) sekitar pukul 02.15 WIB ketika sedang melintas di kawasan Jalan Ade Irma Suryani Rt 03 Rw 05 Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Timur.

Barang bukti berupa narkoba serta satu unit mobil merk Toyota Kijang Innova warna hitam bernomor polisi BG 1713 RI turut diamankan petugas ke Mapolres Prabumulih guna penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersangka berawal ketika petugas mendapatkan informasi tentang transaksi narkoba yang ada di kawasan Prabujaya.

Mendapat info tersebut, petugas langsung menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, petugas mencurigai sebuah mobil yang sedang melintas di keheningan malam. Mobil tersebut berhenti di dekat Taman Kota Prabumulih.

Tak mau kehilangan buruannya petugas langsung melakukan penggerebekan terhadap pengendara mobil. Sopir mobil yang belakangan diketahui bernama Dedi tersebut kebingungan dengan banyaknya petugas.

Ia pun sempat membantah ketika petugas menuduhnya sebagai bandar narkoba. Namun, kecurigaan petugas terbukti setelah mendapati barang bukti narkoba jenis sabu yang disimpan di dalam kotak rokok Dunhil milik tersangka.

"Sabu itu memang punya saya. Rencananya mau saya jual tapi keburu ditangkap polisi," aku pelaku sembari mengatakan mendapatkan sabu tersebut dari seorang bandar narkoba di kawasan Lembak berinisial B.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Denny Yono Putro SIk ketika memimpin gelar perkara di ruang Bagops Polres Prabumulih mengatakan tersangka bakal dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2011 tentang narkotika subsuder Pasal 112 ayat 1 UU no 35 tahun 2009. "Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara," pungkasnya. (TYO)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu