Home » » Warung Remang-Remang di Gelumbang Kian Menjamur

Warung Remang-Remang di Gelumbang Kian Menjamur

Written By Posmetro Prabu on 27/03/15 | 27.3.15

GELUMBANG, PP - Menjamurnya warung remang-remang berkedok pijat tradisional atau pijat refleksi di Desa Suka Menang dan Desa Talang-taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim belakangan mulai dikeluhkan warga. Akibat aktivitasnya yang meresahkan, warga sekitar pun mendesak Pemerintah Kabupaten dan MUI untuk segera bertindak. 

‘’Kita minta Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten untuk segera turun menertibkan keberadaan panti pijat yang diduga kuat menyalahi aturan itu. Sebab keberadaanya sudah meresahkan warga. Panti pijat yang menyajikan para wanita itu, selain diduga kuat sebagai bisnis prostitusi, juga menjual minuman berakohol,’’ujar Japri S.Sos ,salah seorang tokoh masyarakat, yang juga mantan anggota DPRD Muara Enim pada awak media.

Dikatakan, jika ketidak berdayaan pihak terkait dalam menertibkan panti- panti pijat berkedok itu tidak segera ditertibkan atau ditutup, kita menghawatirkan hal yang negatip ini bakal lebih meluas, apalagi lanjut Japri, keberadaan panti berkedok pijat tradisional itu, selain diduga kuat ada bisnis prostitusi, juga dibarengi dengan adanya dugaan penjualan minuman keras disetiap warung Esek-esek, berkedok panti pijat tersebut ,’’ungkapnya. 

Pjs Kepala Desa Taling-taling, Kecamatan Gelumbang, Wani, mengungkapkan ,Pihaknya dalam hal ini sebelumnya telah melayangkan surat kepada Panti-panti tersebut maupun melarangnya,dan dalam hal menjamurnya panti dikawasan Desa kami itu ,justru ini yang kita sesalkan, dan semua itu kita nyatakan illegal, karena kita tidak pernah mengizinkanya. ’’bebernya. 

Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Pemerintah Kecamatan Gelumbang, terkait hal tersebut mengungkapkan, Keberadaan warung Esek-esek berkedok panti pijat dilokasi yang dimaksud diakui memang illegal. ‘’Pihak Satpol PP dalam hal ini telah melakukan pendataan guna mengambil langkah selanjutnya,dan ternyata dilokasi teesebut ada sebanyak 23 tempat lokasi /tempat yang illegal.’’ ungkap Camat Gelumbang AM Musadiq SIP,MS.i ,melalui Sekcam Gelumbang ,Syarkowi S.Sos.

Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia [MUI] Kecamatan Gelumbang, Drs.Hafis Aziz, saat dimintai tanggapanya terkait makin menjamurnya warung Esek-esek berkedok panti pijat dikawasan tersebut mengungkapkan, pihaknya sangat menyangkan atas menjamurnya warung Remang-remang itu. 

Menurut Hafis, pihaknya jauh-jauh hari sudah menyurati Pemkab Muara Enim dengan tembusan pihak terkait seperti DPRD dan instansi terkait lainnya agar warung remang-remang tersebut segera ditertibkan.

’’Kita telah membuat laporan kepihak Kecamatan untuk diteruskan ke Dewan,dan meminta untuk ditindak lanjuti penolakan keberadaan warung Remang-remang, panti pijat, dan pasar malam dikawasan kecamatan Gelumbang ini. Sampai sekarang belum ada balasan. Kita Berharap Pemerintah tanggap atas pengaduan warga sebab pengaduan tersebut sangat berkaitan dengan ketertiban dan kenyamanan warga sekitar" ujarnya

Pantauan dilapangan, warung remang-remang pada siang harinya memang tampak seolah biasa saja. Namun saat matahari terbenam, aktifitas di warung remang-remang sepanang jalan Taling-Taling mulai kelihatan. Para penghuni warung yang mayoritas wanita yang asalnya kurang jelas itu mulai keluar dari warung dengan pakayan yang seksi.

Tak lama kemudian antrian mobil truk maupun jenis mobil lainya tampak ramai memenuhi halaman parkir warung. Lampu kelap-kelip tampak mengiringi alunan lagu didalam warung. Sementara di ruangan lainnya baru saja sepasang insan berlainan jenis keluar kamar dengan raut wajah yang sumringah. [JN]
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu