Home » , » Ridho Yahya : Program yang Bersifat Stimulan Tidak Pantas Diterapkan Bagi Warga Miskin,

Ridho Yahya : Program yang Bersifat Stimulan Tidak Pantas Diterapkan Bagi Warga Miskin,

Written By Posmetro Prabu on 25/02/15 | 25.2.15

PRABUMULIH, PP - Belum selesainya pembangunan rumah yang memamfaatkan Program stimulan dari kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat untuk perbaikan sebanyak 756 rumah di Kota Prabumulih, menyebabkan Pemerintah Kota Prabumulih akan mengambil alih penyelesaian perumahan tersebut. Hal itu dikatakan oleh Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, kepada koran ini, kemarin (10/2).

Menurut Wako, nilai bantuan untuk perumahan itu senilai Rp 7,5 - 15 juta dirasa belum mencukupi untuk membedah sebuah rumah bagi warga miskin, 

"Karena bantuan tersebut bersifat stimulan dan swadaya, yang nantinya diharapkan dengan adanya bantuan perumahan tersebut, warga yang rumahnya dibedah lewat program dari Kemenpera tersebut, menambahi sendiri kekurangannya,"Ungkapnya.

Ridho Yahya menuturkan, karena warga harus menambahi sendiri, hal itulah yang tidak memungkinkan, 

"Namanya warga miskin, mereka sendiri masih kekurangan untuk biaya hidup, jadi karena hal itulah, warga tidak mungkin menambahi kekurangannya, jadi perlu campur tangan pihak lainnya, seperti oleh pihak kita (Pemkot), maupun pihak-pihak perusahaan yang berkiprah di wilayah kota Prabumulih inilah yang seharusnya membantu,"Ujarnya.

Orang nomor satu di kota Prabumulih ini juga mengatakan bahwa program yang bersifat stimulan belum cocok diterapkan bagi warga miskin,

"Bantuan yang bersifat stimulan saat ini belum cocok untuk warga miskin, karena menambahi sendiri bila ada kekurangan dalam pembangunan dan perbaikan rumah mereka itu, oleh karena itulah program bantuan perumahan dari kementerian PU dan Pera tersebut kita ambil alih, dan kita serahkan lewat Baznas dengan program bedah rumah gratis yang akan meyelesaikannya,"Bebernya.

Walikota juga menambahkan, bahwa dalam membantu warga miskin sebaiknya harus sampai tuntas, jangan setengah-setengah, "Berbeda dengan kemenpera, kita lewat Baznas Kota Prabumulih, dalam membedah rumah, dengan membuatkan rumah baru, kita juga membantu pemasangan listriknya secara gratis, dan lewat kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional, kita juga membuatkan sertifikat hak milik secara gratis pula, untuk modal usaha kita juga bantu peralatan, seperti gerobaknya, agar warga miskin di Prabumulih ini dapat berusaha,"Tukas ayah tiga orang anak ini.

Pria yang sudah satu tahun 10 bulan menjabat Walikota Prabumulih ini juga berharap agar pihak kementerian PU dan Pera kedepannya, dalam membantu perumahan bagi warga miskin, supaya membantu secara tuntas, "Imformasi yang kita peroleh, bahwa pihak kementerian PU dan Pera akan menaikan nilai bantuannya menjadi Rp 30 - 35 juta, yang hal itu nantinya dapat membantu perumahan warga hingga tuntas pembangunannya,"Pungkasnya
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu