Home » » Kepala Dinas Pendidikan Prabumulih Diteror

Kepala Dinas Pendidikan Prabumulih Diteror

Written By Posmetro Prabu on 07/02/15 | 7.2.15

PRABUMULIH, PP - Pembangunan gedung SMP 12 yang rencananya akan dibangun di tanah ulayat kelurahan gunung ibul, memang menuai pro dan kontra, hal itu ternyata menyebabkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih, H M Rasyid Ariman Sag MM, yang diteror oleh penelpon gelap pada  terjadi Kamis (05/02) yang lalu.

Penelpon gelap yang mengaku warga Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur itu meminta agar, kadisdik membatalkan pembangunan SMP Negeri 12. Jika pembangunannya tetap dilakukan, penelpon gelap itu menuturkan pembangunan itu akan bermasalah bagi disdik dikemudian hari.“Ya memang benar, Kamis pagi saya mendapat telpon dari seseorang yang mengaku warga gunung ibul. Dia meminta saya untuk tidak membangun SMP Negeri 12 di tanah ulayat. Kalau dilanjutkan akan bermasalah bagi kita (disdik),” ujar HM Rasyid ketika dibincangi wartawan.

Dijelaskan Rasyid, usai mengungkapkan kata-kata bernada terror itu penelpon langsung mengakhiri percakapan. “Karena penasaran saya telpon balik, tapi HP (handphone) sudah tak aktif lagi,” ungkapnya seraya mengatakan sebenarnya rencana pembangunan SMP N 12 ditanah ulayat telah disetujui oleh masyarakat setempat.

Terpisah, Lurah Kelurahan Gunung Ibul, Sudirman SIP MSi mengaku, belum mengetahui hal itu. “Kalau memang ada info itu, tentunya kita saat menyayangkan. Semestinya orang yang menelpon dapat langsung menemui pihak kita di kelurahan,” kata lurah Kelurahan Gunung Ibul.

Lebih lanjut Sudirman menuturkan, pihaknya juga pernah menerima ancaman terkait wacana pembangunan SMP Negeri 12 ditanah ulayat milik warga kelurahan gunung ibul. Peristiwa itu terjadi, saat dilangsungkannya pertemuan antara masyarakat kelurahan gunung ibul dengan pemerintah kota dalam hal itu diwakili oleh kelurahan gunung ibul. “ada seorang warga yang mengancam, tapi usai rapat malam harinya warga yang mengancam tersebut langsung meminta maaf kepada kita,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, tahun 2015 ini pemerintah menganggarkan dana untuk pembangunan SMP Negeri 12 yang rencananya akan dibangun dilahan milik ulayat warga kelurahan gunung ibul. Namun rencana pembangunan SMP itu belaakangan ini, menuai pro dan kontra dimasyarakat.

Ada sebagian kecil masyarakat, justru menolak pembangunan SMP dilahan milik ulayat tersebut. Menyikapi hal itu, pemerintah akhirnya melakukan mediasi antara pihak yang pro dan kontra hingga akhirnya disimpulkan SMP 12 tetap dibangun ditempat yang telah direncanakan semula. 

(Radar Palembang/wan).
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu