Home » » Sengketa Tapal Batas Prabumulih - Muara Enim Belum Juga Tuntas

Sengketa Tapal Batas Prabumulih - Muara Enim Belum Juga Tuntas

Written By Posmetro Prabu on 26/01/15 | 26.1.15

PRABUMULIH, PP - Permasalahan tapal batas wilayah antara Kota Prabumulih dengan Kabupaten Muara Enim ternyata hingga saat ini belum juga tuntas kendati Kabupaten Induk itu telah resmi melepaskan Prabumulih sebagai daerah otonomi baru pada tahun 2002 lalu. Kedua daerah ini saling klaim dua titik koordinat tapal batas yang berada di desa Baru Rambang Kecamatan Rambang dan Sinar Rambang di Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) masuk kedaerah masing-masing.

Pihak Pemerintah Kota Prabumulih berdalih jika tapal batas tersebut telah diatur dalam peta wilayah Kota Prabumulih yang diterbitkan Kemendagri pada tahun 2001 dan meminta kepada Pihak Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk duduk bersama guna membahas permasalahan tapal batas ini agar tidak berlarut-larut dan menjadi masalah kedepannya.

Walikota Prabumulih Ir Ridho Yahya MM melalui Asisten I Tata Pemerintahan M Kowi saat ditemui diruang kerjanya Senin (26/01/2015) membenarkan jika permasalahan tapal batas tersebut memang hingga saat ini belum tuntas. Namun demikian kata Kowi, pihaknya juga sedang berupaya untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga tidak menimbulkan polemik ditengah masyarakat.

"Benar masih belum tuntas. Namun demikian kita tetap berupaya untuk membentuk tim penyelesaian sengketa tapal batas antara Pemkot Prabumulih dan Pemerintah kabupaten Muara Enim. Dengan dientuknya tim kita berharap agar kedua belah pihak bisa bertemu dan duduk semeja membahas dan menyepakati titik koordinat tapal batas yang disengketakan tersebut," ujar M Kowi kepada Posmetro Prabu.

Menurut Kowi, penyebab timbulnya sengketa tapal batas diduga kuat adalah sumber daya alam (SDA). Hal ini biasa dan sangat dimaklumi. Untuk itu pemkot Prabumulih dalam waktu dekat ini fokus menuntaskan penyelesaian sengketa tapal batas diantara kedua belah pihak tanpa menghilangkan hak masyarakat seperti kepemilikan tanah dan lahan, terangnya. Untuk urusan seperti ini lanjut Kowi, pihaknya juga telah pernah mengalami dengan Kabupaten Pali. Dimana sengketa tersebut berada di kawasan Desa Payuputat dan alhamdulillah dengan kerjasama yang baik, proses penyelesaian sengketa dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, tandasnya. (pp/jun)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu