Home » , » D'Tones Afgan, Jadi Wadah Perkumpulan Pelajar Bolos Sekolah

D'Tones Afgan, Jadi Wadah Perkumpulan Pelajar Bolos Sekolah

Written By Posmetro Prabu on 27/01/15 | 1/27/2015

PRABUMULIH, PP - menjamurnya tempat-tempat hiburan dikota prabumulih ternyata tidak hanya bermanfaat positif tapi juga berdampak negatif bagi masyarakat. Positifnya, tempat hiburan tersebut menjadi tempat refreshing keluarga sementara sisi negatifnya, tempat hiburan keluarga ini terkadang disalahgunakan beberapa oknum tidak bertanggungjawab sebagai tempat untuk mengkonsumsi narkoba, minuman keras dan tempat mesum.

Hal tersebut diatas tentunya bisa dihindari jika para pengusaha hiburan tunduk pada aturan yang telah disepakati sebelumnya. Namun kenyataan dilapangan tidak sedikitpun pengelola tempat hiburan mencerminkan rasa kepatuhan terhadap aturan main. Bahkan justru mendukung rusaknya moral generasi penerus bangsa. Pasalnya, pihak pengelola tempat hiburan D'Tones Afgan tidak melarang pelajar masuk ke Karoke meski saat proses belajar berlangsng.

Pantauan Posmetroprabu,selasa(27/01) disalah satu karaoke dikota Prabumulih Afgan D'tones tampak beberapa pelajar berseragam sekolah  sedang memesan room karaoke.

Ironis memang karna hal tersebut terjadi disaat jam sekolah sedang berlangsung, dan selain itu tampak tidak ada larangan dari pihak karaoke agar siswa berseragam sekolah tidak diperbolehkan masuk area karaoke, meskipun saat itu para pelajar sedang tidak ada jam sekolah.

Terkait hal tersebut manager D'tones Afgan prabumulih, Indra membenarkan beberapa coustumer adalah pelajar. Namun sebelum pelajar diizinkan masuk ke dalam room, Indra mengatakan bahwa pihaknya telah bertanya kepada pengunjung pelajar.

"Sebelumnya kami telah menanyakan kepada pelajar tersebut apakah sedang dalam jam pelajaran atau sedang bolos sekolah namun para pelajar tesebut menjelaskan kalau mereka tidak sedang bolos sekolah tapi selesai mengikuti  ekskull,makanya kami izinkan siswa tersebut karaoke disini"

Menanggapi banyaknya pelajar berkeliaran di tempat hiburan Karaoke saat jam belajar berlangsung juga disesalkan aktivis LSM di Kota Prabumulih. Direktur LSM Gema Bhakti Rakyat (GEBRAK) Prabumulih Jun Manurung yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengaku sangat menyesalkan pihak manajemen Afgan Karoke yang tidak melarang pelajar masuk ke Karoke saat jam belajar.

Dengan peristiwa tersebut Jun mendesak pemerintah Kota Prabumulih untuk memberikan sanksi kepada manajemen Afgan Karaoke yang tidak lagi tunduk kepada ketentuan yang telah disepakati. Selain itu, Pihaknya juga berharap agar instansi terkait seperti Satpol PP rutin melakukan razia pelajar di tempat hiburan.

"Dengan adanya kegiatan razia yang dilakukannya pihak terkait, itu bisa mencegah kenakalan remaja. Sebagai pelajar, tidak seharusnya mereka keluar saat jam pelajaran masih berlangsung. Terlebih lagi, para pelajar terutama yang kelas tiga harus persiapan untuk ujian nasional. Mereka seharusnya bisa memanfaatkan jam pelajaran untuk belajar, agar lulus dengan nilai yang baik dan bisa melanjutkan pelajaran di sekolah yang mereka inginkan" tandasnya. (pp/ind)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu