Home » » Pemkot Prabumulih Peringkat 47 Penyusunan LPPD

Pemkot Prabumulih Peringkat 47 Penyusunan LPPD

Written By Posmetro Prabu on 15/12/14 | 15.12.14

PRABUMULIH, PP - Hingga saat ini dalam menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kota (pemkot) masih terkesan asal-asalan atau asal jadi.

Tak hanya itu, dalam menyampaikan LPPD, sejumlah SKPD juga mengalami keterlambatan. Setidaknya hal tersebut seperti disampaikan oleh Assiten I M Kowi SSos MSi saat membuka Bimtek penyusunan LPPD yang digelar oleh bagian tata pemerintahan di Aula BLK Kemarin (10/12).

Karena itulah dalam kesempatan kemarin, M Kowi meminta kepada seluruh SKPD untuk mengisi laporan yang sesuai aturan, dan tidak terkesan asal-asalan. “Jangan lagi asal-asal dalam memasukkan LPPD dari setiap SKPD, bahkan kadang berkali-kali diminta untuk menyampaikan laporan ada juga yang terkadang terlambat,” ujar mantan asssiten III itu saat membuka acara di aula LBK pagi kemarin (10/12).

Bahkan, M Kowi menuturkan hingga saat ini peringkat Kota Prabumulih dalam penyusunan LPPD hanya berada diperingkat ke 47, dari 87 Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia. “Dari 87 Pemerintah Kabupaten/kota, kita masih peringkat ke 47.  Sebenarnya kita bisa lebih dari itu asalkan ada kemauan dari masing-masing SKPD,” cetusnya.

            
Dijelaskan M Kowi, LPPD  merupakan cermin dari kinerja dari SKPD, yang nantinya akan menentukan penilaian dari  Provinsi terhadap pemerintah dan Kepala daerah. Setelah laporan tersebut dikirim ke Provinsi.

“Kan biasanya yang ditunjuk itu orang-orang kepercayaan dan perpanjang tangan dari SKPD, selain menyangkut kinerja SKPD ini akan mempengaruhi penialain kepada pemerintah kota dan kepala daerah. Karena nantinya laporan itu akan disampaikan ke Provinsi,”jelasnya.

Kedepan M Kowi berharap, hal tersebut tak lagi terjadi dengan rutin menggelar sosialiasi dan pelatihan. Bahkan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada petugas yang diberikan tugas dalam penyusunan LPPD ditahun mendatang pihaknya telah menganggarkan dana insentif.

“Untuk memberikan semangat bagi petugas penyusunan LPPD kita berikan insentif sehingga mereka harus bekerja dengan benar, jadi tidak ada lagi alasan,” imbuhnya meminta bagi SKPD yang terlambat menyampaikan LPPD agar pihak terkait dalam hal ini Tata Pemerintahan untuk melakukan jemput bola.

Disinggung tentang laporan yang terkesan asal-asalan, berkaitan dengan tidak adanya honor bagi para petugas? “Tidak juga, sejauh ini sudah ada yang bagus, hanya memang itu tadi masih ada kekurangannya,” tegasnya.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana  bimtek Drs Mulyadi Musa MSi, berharap dengan adanya bimtek, kedepan diharapkan petugas yang telah dipercaya dalam penyusunan LPPD mampu menjalankan tugas dengan baik.

“Karena LPPD ini merupakan salah satu bentuk enialan yang dilakukan pemerintah pusat terhadap keberhasilan daerah otonomi dalam menyelenggarakan pemerintah didaerahnya. Ita berharap melalui pelatihan ini petugas benar-benar memahami dan mengerti betul tugas tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu sumber koran ini menuturkan, dalam menyampaikan LPPD, setiap tahunnya ada masalah. Selain penyusunn yang masih banyak kesalahan atau kekurangan,beberapa SKPD pun kerap terlambat dalam menyampaikan LPPD.

“Dari dulu memang seperti itu, padahalkan itu sudah jelas hanya tinggal memasukkan saja. Tapi masih saja kadang salah, malah ada beberapa yang selalu terlambat,” jelasnya menambahkan faktor utama keterlambatan adalah banyaknya petugas yang malas.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu