Home » » Memprihatinkan. Guru di SMPN 4 Lembak Hanya Digaji Rp 200 Ribu Per Bulan

Memprihatinkan. Guru di SMPN 4 Lembak Hanya Digaji Rp 200 Ribu Per Bulan

Written By Posmetro Prabu on 18/12/14 | 18.12.14

LEMBAK, PP - Direktur Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Gema Bakti Rakyat (Gebrak) Jun Manurung, mengaku prihatin gaji guru honorer SMPN 4 Lembak Desa Ibul Kecamatan Lembak , cuma Rp 200.000 sebulan.

Jika uang sebanyak itu dibelanjakan untuk biaya Hidup mungkin tidak akan cukup.

“Terus terang Kita sangat prihatin mendengar keluhan para guru honorer  di SMPN 4 Lembak Muara Enim hanya digaji sebesar Rp 200 ribu sebulan yang jelas tidak sesuai dengan tanggung jawab guru dalam mendidik para siswa. 

Pengabdian para guru sangatlah berat, sehingga harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, apalagi sekolah itu milik pemerintah. Dengan kasus ini kita berharap Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk memperhatikan kesejahteraan bagi guru Honoreri, sebab bagi kita mereka harus mendapatkan perhatian baik dan lebih dari pemerintah.

Seperti yang diberitakan oleh beberapa media lokal terbitan Sumsel, Para guru komite SMPN 4 Lembak di desa Ibul Kecamatan Lembak itu hanya mendapatkan Dana Operasional Sekolah (BOS) dari 64 siswa . Para pengajar tersebut umumnya sudah berpendidikan strata 1 ( S.1) dari jurusan pendidikan .  

Minimnya siswa yang melanjutkan ke sekolah yang mulai beroperasi tahun 2011 itu lantaran hanya SDN .7 Lembak yang melanjutkan ke sekolah tersebut , SMPN satu atap itu  dilengkapi 3 ruang belajar, kantor . Selain masyalah guru yang membuat kegiatan belajar belum sama dengan sekolah lainnya tidak tersedia buku paket

Hal itu dikatakan Kepala Sekolah SMPN 4 Lembak, Robhun,S.Pd kemarin dikantornya  Kamis (18/12/2014)

" Kami sangat sedih karena para guru honor komite hanya digaji Rp. 200 ribu perbulan padahal ada yang masuk kualifikasi , S.1 . Tapi mereka tetap mengajar . Sistim mengajar kan per mata pelajaran," kata dia

Lanjut Robhun guru yang statusnya PNS hanya dia sendiri sementara 10 guru honorer komite .

" Coba bayangkan jumlah siswa 64 siswa dikali Rp. 700 ribu dalam setahunnya . Untuk meminta bantuan komite takut melanggar . Makanya kami mohon pemerintah melalui Dinas Pendidikan dapat menambah guru PNS ," harap kepsek

Salah seorang guru honorer namanya minta jangan ditulis  ketika dibincangi mengaku tetap akan mengajar sebab sebagai jebolan  tenaga pendidik . Namun dia mengharapkan jika ada pengangkatan mereka yang telah mengabdi diprioritaskan PNS atau tenaga kontrak ( PHL) , ucapnya.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu