Home » , » Harga Karet Prabumulih Mengalami Kenaikan

Harga Karet Prabumulih Mengalami Kenaikan

Written By Posmetro Prabu on 05/12/14 | 12/05/2014

PRABUMULIH, PP - Setelah terus mengeluh, setidaknya sejak sepekan terakhir para petani karet khususnya di Prabumulih sedikit bernafas lega. Penyebabnya, harga komuditas karet, sejak akhir November mulai merangkak naik.

Jika sebelumnya harga karet untuk bulanan sekitar Rp 8000 hingga Rp 9000 perkilogram, saat ini harga karet mengalami kenaikan menjadi Rp 10.100 perkilogram.

"Sekarang harga karet memang mengalami kenaikan, meski kenaikan tidak signifikan kita bersyukur harga karet mulai meningkat," ungkap Zaini (42), satu diantara petani karet warga Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai kota Prabumulih ketika diwawancarai, Jumat (5/12).

Menurut Zaini, pihaknya berharap kedepan harga karet terus mengalami kenaikan signifikan, sehingga membuat para petani tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Sekarang ini meski sudah naik tetapi belum bisa memenuhi kebutuhan kita, kita sangat kesulitan apalagi saat ini getah karet sangat sedikit. Kita para petani karet baru akan bernafas lega jika harga karet Rp 20 ribu perkilogram, tapi sekarang kita sudah bersyukur dari pada harga karet Rp 8000 perkilogram," beber pria beranak lima ini.

Sementara, Ketua KUD Balam Sejahtera, Abidin ketika diwawancarai wartawan mengaku, kenaikan harga karet yang tidak terlalu besar ini tentu membuka harapan bagi petani karet akan kenaikan harga yang normal. "Kenaikan tidak signifikan, namun harga sudah mengalami kenaikan dari sebelumnya," ungkap Abidin.

Abidin mengatakan, saat ini sendiri produksi karet yang dihasilkan petani dan dikumpulkan pihaknya belum mengalami peningkatan jumlah signifikan, disebabkan cuaca yang mempengaruhi tetesan karet baru saja kembali normal. "Kita saat ini saja baru mengumpulkan karet sebanyak 120 ton, biasanya jika normal akan lebih dari itu. Ini diduga penyebabnya karena musim yang baru mulai normal, selama ini kemarau baru mulai disiram air hujan," katanya.

Hal yang sama disampaikan Ketua KUD Bina Karya, Aftoni warga Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) kota Prabumulih belum lama ini. Menurut Aftoni, kenaikan yang hanya sekitar Rp 2000 tersebut membuat pihak petani merasa senang, disebabkan setelah cukup lama turun baru sepekan terakhir mengalami peningkatan.

"Para petani tentu senang karena jika selama ini harga karet hanya Rp 8000 perkilogram mengalami kenaikan hingga Rp 10.200 perkilogram," katanya singkat.









Tribunsumsel
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu